asiawebawards.com
  • 2026-08-18 23:42:48 +0000 UTC

    Aug 18, 2026

    Tiga gunung api di Indonesia meletus Selasa malam

    Tiga gunung api di Indonesia meletus Selasa malam

    Rabu, 19 Agustus 2026 06:42 WIB

    Image Print

    Arsip - Asap vulkanis keluar dari kawah Gunung Semeru terlihat dari Desa Supiturang, Lumajang, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/nym/pri

    Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat tiga gunung api aktif di Indonesia, yaitu Gunung Ibu, Gunung Lewotobi Laki-laki, dan Gunung Semeru mengalami meletus secara beruntun pada Selasa malam.

    Berdasarkan data yang diekspose laman resmi Badan Geologi di Jakarta, Selasa malam, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara tercatat mengalami letusan beruntun sebanyak tiga kali dalam kurun waktu beberapa jam.

    Erupsi Gunung Ibu pertama kali terekam pada pukul 20.36 WIT, disusul erupsi kedua pada pukul 20.58 WIT lalu pada pukul 23.11 WIT.

    Badan Geologi menetapkan aktivitas vulkanik Gunung Ibu berada pada tingkat aktivitas Level II (Waspada).

    Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur meletus pada pukul 21.09 Wita.

    Pada waktu yang berdekatan, Gunung Semeru di Jawa Timur juga mengalami erupsi pada pukul 20.33 WIB.

    Meski visual letusan tidak teramati karena tertutup kabut, Petugas Pemantau Gunung Api Semeru melaporkan getaran erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter serta durasi 235 detik.

    Gunung Semeru saat ini aktivitas vulkaniknya berada pada status Level III atau Siaga dengan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tiga gunung api aktif di Indonesia meletus pada Selasa malam

    Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
    Editor: Yuniati Jannatun Naim
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-18 23:42:48 +0000 UTC