Baca Juga: Tempo Scan Gelar Mudik Gratis 2025: Sepenuh Hati untuk Indonesia Maju
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 76,5 persen luas daratan Indonesia atau 535 Zona Musim (ZOM) telah memasuki puncak kemarau pada awal Agustus 2026.
Penurunan ketersediaan air tanah yang siginifikan bahkan menempatkan sejumlah area di Sumatera dan Pulau Jawa dalam status "Awas dan Waspada."
Krisis air bersih ini memaksa warga di daerah terdampak mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air harian, yang memicu tekanan ekonomi tambahan di samping ancaman masalah kesehatan.
Mengusung pesan "Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan," Tempo Scan mendistribusikan total 640.000 liter air bersih ke 40 titik lokasi prioritas kekeringan di Pulau Jawa dan Sumatera.
Distribusi bantuan ini mencakup area Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga DI Yogyakarta.
Baca Juga: Tempo Scan 100% Indonesia Hadirkan Misi Bantuan Kemanusiaan untuk Bayi dan Anak Palestina
Proses pemetaan dan penyaluran air dilakukan secara langsung dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar bantuan tiba secara tepat sasaran.
Inisiatif sosial ini selaras dengan nilai dasar perusahaan, yakni Bertanggung Jawab (Responsibility) dan Bermanfaat (Usefulness).
Deputy Managing Director CCHC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, menegaskan pentingnya aksi nyata korporasi di tengah kondisi krisis ketersediaan air bersih masyarakat.
"Sebagai perusahaan 100% Indonesia yang telah dipercaya selama lebih dari tujuh dekade, kami melihat bahwa menjadi bagian dari masyarakat Indonesia berarti turut hadir ketika kebutuhan mendasar menjadi semakin sulit dipenuhi. Melalui Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, kami ingin memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama periode kekeringan, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kualitas kehidupan masyarakat di tengah berbagai tantangan, dimana hal ini juga sejalan dengan nilai-nilai Tempo Scan, yakni Bertanggung Jawab dan Bermanfaat," ujar Winny Yunitawati, Jumat (28/8/2026).
Langkah Tempo Scan ini mendapatkan sambutan hangat dari pemerintah daerah yang terdampak langsung oleh kelangkaan pasokan air.
Walikota Prabumulih, Sumatera Selatan, H. Arlan, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan pasokan air yang menjangkau warganya.
“Musim kemarau ekstrim tahun ini sangat berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah kami, sehingga bantuan ini menjadi langkah nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Pemerintah Kota Prabumulih dan masyarakat mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tempo Scan Group atas kepedulian yang diberikan melalui program bantuan air bersih ini. Kami berharap inisiatif ini dapat meringankan beban kebutuhan harian masyarakat, juga sekaligus dorongan semangat bagi masyarakat Indonesia untuk bersama-sama melewati tantangan kemarau ekstrem ini,” ungkap H. Arlan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, S.IP, menilai aksi tanggap ini sangat membantu penanganan dampak kekeringan di lapangan.
"Kekeringan yang berkepanjangan dapat semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dan respons yang tepat di lapangan menjadi penting agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani. Kami mengapresiasi kolaborasi Tempo Scan melalui program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia yang turut mendukung upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak. Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan,” kata Mujahid Amrudin.
Selama 73 tahun berkiprah di tanah air melalui beragam
produk kesehatan dan konsumen, Tempo Scan menegaskan komitmennya untuk terus hadir merespons kebutuhan masyarakat dan mendukung terciptanya kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih sehat.