asiawebawards.com
  • 2026-07-27 14:16:33 +0000 UTC

    Jul 27, 2026

    Taekwondoin Andi Sultan gantikan Rizal menuju Asian Games 2026

    Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menyiapkan Andi Sultan Altaf Mirza untuk menggantikan Muhammad Rizal pada nomor poomsae putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyusul cedera pada Rizal.

    Sekretaris Jenderal PBTI Rafael Hotasi Siagian, di Jakarta, Senin, mengatakan pergantian masih dapat dilakukan karena kuota Asian Games diperoleh berdasarkan nomor pertandingan dan belum melekat pada nama atlet.

    “Ketika kualifikasi di Mongolia, pendaftarannya berdasarkan kelas pertandingan. Setelah itu baru dilakukan pendaftaran berdasarkan nama,” kata Rafael.

    Atlet yang mengalami cedera atau gangguan kesehatan dapat diganti sebelum pendaftaran akhir dengan melampirkan surat keterangan dokter.

    Rizal telah mengamankan kuota poomsae individu putra setelah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Poomsae Asia ke-9 di M Bank Arena, Ulaanbaatar, Mongolia, pada Mei.

    Baca juga: Taekwondo genjot jam terbang atlet jelang Asian Games

    Turun pada nomor recognized poomsae individu putra, Rizal mengalahkan wakil Jepang Hyan Suzuki dengan skor 8,3–8,17 pada babak 16 besar. Ia kemudian menundukkan taekwondoin Iran Yasin Zandi dengan 8,76–8,74 pada perempat final untuk memastikan kuota Indonesia.

    Langkah Rizal menuju final dihentikan wakil Filipina Ian Matthew Corton pada semifinal dengan skor tipis 8,82–8,77. Corton mengakhiri kejuaraan dengan medali perak, sedangkan Rizal membawa pulang perunggu.

    Manajer tim nasional poomsae Indonesia Laras Fitriana Novianty Sumarna mengatakan Rizal mengalami patah tulang ketika mengikuti rangkaian Australia Open pada Juni.

    “Cederanya tidak terlalu berat. Namun setelah melakukan evaluasi terhadap strategi menuju Asian Games, kami membutuhkan atlet yang sangat menguasai freestyle poomsae sekaligus mampu tampil pada recognized poomsae,” kata Laras kepada ANTARA.

    PBTI kemudian memilih Andi yang memiliki pengalaman pada nomor freestyle maupun recognized poomsae. Atlet muda itu pernah meraih medali emas freestyle poomsae individu putra pada PON Aceh-Sumatera Utara 2024.

    Baca juga: PBTI bawa atmosfer taekwondo dunia ke Jakarta

    Andi juga pernah memperoleh medali perunggu Kejuaraan Dunia Poomsae 2022 di Korea Selatan dan dua medali emas dalam rangkaian World Taekwondo Poomsae Challenge 2021.

    Pada Asian Games 2026, pertandingan poomsae individu akan menggabungkan kemampuan recognized dan freestyle. Laras menilai karakter pertandingan tersebut sesuai dengan kemampuan Andi.

    Andi menjadi bagian dari tiga taekwondoin yang tengah dipersiapkan PBTI menuju Asian Games 2026 bersama Muhammad Bassam Raihan pada kelas kyorugi putra di bawah 68 kilogram dan Arya Danu Susilo di bawah 80 kilogram.

    Indonesia memperoleh tiga kuota Asian Games setelah mengikuti rangkaian Kejuaraan Asia di Ulaanbaatar pada 19–24 Mei. Kepastian tambahan kuota U-68 kg dan U-80 kg diterima PBTI melalui surat Asian Taekwondo Union pada Juni.

    Ketiga atlet menjalani rangkaian uji coba internasional di Spanyol, Korea Selatan, Inggris, Indonesia, dan Vietnam untuk menambah pengalaman serta memperbaiki posisi unggulan.

    Baca juga: Atlet Pesibar raih medali emas di kejuaraan Taekwondo Internasional

    “Selain menambah pengalaman, semua itu juga untuk mengejar poin peringkat agar posisi unggulan mereka nanti bagus,” ujar Rafael.

    Andi, Bassam, dan Arya dijadwalkan tampil pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Indoor Tennis Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 1–5 Agustus sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games.

    Asian Games Aichi-Nagoya akan berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

    Pewarta: Muhammad Ramdan
    Editor: Imam Santoso
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-27 14:16:33 +0000 UTC