asiawebawards.com
  • 2026-08-01 02:56:35 +0000 UTC

    Aug 01, 2026

    Syngenta Dorong Teknologi Biostimulan untuk Hadapi Dampak Perubahan Iklim |Republika Online

    tanaman memerlukan dukungan yang lebih adaptif agar produktivitas tetap terjaga di tengah perubahan kondisi iklim. Karena itu, Syngenta memperkenalkan biostimulan CUPRINOMAT sebagai salah satu inovasi yang ditujukan untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap cekaman lingkungan.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem dinilai semakin menantang sektor pertanian nasional. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan teknologi budidaya yang mampu membantu tanaman tetap tumbuh optimal meski menghadapi tekanan lingkungan seperti suhu tinggi dan kekeringan.

    Presiden Direktur Syngenta Indonesia Eryanto mengatakan, tanaman memerlukan dukungan yang lebih adaptif agar produktivitas tetap terjaga di tengah perubahan kondisi iklim. Karena itu, Syngenta memperkenalkan biostimulan CUPRINOMAT® sebagai salah satu inovasi yang ditujukan untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap cekaman lingkungan.

    "Pertumbuhan adalah sebuah perjalanan. Di setiap tahap siklus hidupnya, tanaman menghadapi berbagai tantangan dan tekanan lingkungan. Melalui CUPRINOMAT®, kami menghadirkan solusi yang membantu tanaman tetap tumbuh optimal dalam berbagai kondisi sehingga petani dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan berkelanjutan," kata Eryanto, dikutip Jumat (31/7/2026).

    Peluncuran produk tersebut ditandai melalui Grand Finale di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, setelah rangkaian Road to Grand Finale yang menempuh perjalanan sejauh 5.108 kilometer untuk mengedukasi petani mengenai teknologi biostimulan. Kegiatan itu dihadiri sekitar 450 petani bersama para pemangku kepentingan sektor pertanian.

    Menurut Syngenta, biostimulan semakin relevan diterapkan seiring meningkatnya tantangan perubahan iklim. Produk tersebut diformulasikan untuk membantu meningkatkan proses fisiologis tanaman sekaligus memperkuat toleransi terhadap cekaman abiotik, seperti panas, kekeringan, maupun kondisi lingkungan yang kurang ideal.

    CUPRINOMAT® mengombinasikan asam amino, asam humat, asam fulvat, serta unsur hara mikro yang dirancang bekerja secara sinergis untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi.

    Selain memperkenalkan teknologi baru, Syngenta juga melakukan edukasi kepada petani melalui perjalanan Road to Grand Finale yang menjangkau sekitar 500 petani di sejumlah daerah. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan membawa spesimen tanaman sebagai bagian dari demonstrasi lapangan yang menunjukkan pertumbuhan tanaman yang mendapat perlakuan biostimulan lebih baik dibandingkan tanaman tanpa perlakuan.

    Syngenta berharap penerapan teknologi biostimulan dapat menjadi salah satu upaya mendukung praktik pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim sekaligus membantu petani menjaga produktivitas di tengah meningkatnya risiko cuaca ekstrem.

    2026-08-01 02:56:35 +0000 UTC