Sungai Kering, Kapal Pesiar Kandas dan Turis Dievakuasi
Jakarta -
Kekeringan yang melanda Eropa mulai mengganggu aktivitas wisata di Sungai Danube, Bulgaria. Sebuah kapal pesiar yang membawa ratusan wisatawan kandas setelah permukaan air sungai turun drastis, sehingga seluruh penumpang harus dievakuasi.
Polisi Bulgaria mengevakuasi 186 wisatawan dari kapal pesiar Viking Ullur yang terjebak di perairan dangkal dekat Kota Vidin pada Selasa lalu.
Menurut kantor berita pemerintah Bulgaria (BTA), kapal itu seharusnya bersandar di Pelabuhan Vidin untuk mengisi perbekalan. Namun, karena kandas sebelum tiba di pelabuhan, persediaan makanan dan air bersih di kapal habis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 52 awak kapal masih berada di atas kapal sambil menunggu proses evakuasi atau kapal dapat diapungkan kembali. Sungai Danube merupakan sungai terbesar kedua di Eropa yang melintasi 10 negara, dari Jerman hingga Laut Hitam.
Namun, gelombang panas dan kekeringan berkepanjangan membuat debit airnya menyusut ke level terendah di sejumlah titik. Dasar sungai yang biasanya tertutup air kini memperlihatkan bebatuan, gosong pasir, hingga bangkai kapal yang telah lama tenggelam.
Melansir The Independent, Jumat (31/7/2026) di Budapest, Hungaria, otoritas sumber daya air mencatat tinggi muka air Danube hanya 23 sentimeter pada Rabu. Angka itu memecahkan rekor terendah sebelumnya, yakni 33 sentimeter yang tercatat pada 2018.
Surutnya air sungai ikut memukul sektor pariwisata. Kapal-kapal pesiar yang biasanya menurunkan wisatawan di pusat Kota Budapest kini harus bersandar jauh di bagian hulu sungai.
Di saat yang sama, sebagian besar kapal kargo menghentikan operasinya karena jalur pelayaran tidak lagi dapat dilalui dengan aman.
Kondisi serupa terjadi di Serbia. Ratusan perahu kecil dan puluhan kapal barang dilaporkan terdampar di tepian Sungai Danube dekat Kota Novi Sad akibat air yang terus menyusut.
Pemilik rumah kapal yang mengoperasikan wisata susur sungai di sana, Radovan Segrt, mengatakan garis air Danube kini mundur sangat jauh dari bibir sungai. "Air Sungai Danube telah surut sekitar 15 hingga 20 meter dari garis pantainya," ujarnya.
Menurut Segrt, kondisi tersebut membuat aktivitas wisata di sungai praktis terhenti.
"Musim liburan musim panas praktis sudah berakhir untuk kegiatan wisata naik perahu," kata dia.
Prakiraan cuaca menunjukkan kondisi belum akan membaik, hujan diperkirakan masih minim dalam beberapa hari ke depan, sementara suhu udara di sejumlah wilayah Eropa Tengah berpotensi menembus lebih dari 38 derajat Celsius. Layanan Meteorologi Hungaria juga mencatat curah hujan selama 90 hari terakhir berada 80-130 milimeter di bawah rata-rata.
(upd/upd)