asiawebawards.com
  • 2026-07-22 12:31:35 +0000 UTC

    Jul 22, 2026

    Sudaryono: Lapor aparat jika ada yang catut nama terkait MBG - ANTARA News Kalimantan Barat

    Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta masyarakat segera melaporkan ke aparat berwajib manakala mereka menemukan ada yang mencatut namanya atau mengaku-ngaku dekat dengan dirinya untuk meminta imbalan ataupun menawarkan jasa terkait makan bergizi gratis (MBG).

    Di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore, beberapa saat setelah dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono menegaskan sikapnya itu untuk mencegah aksi "catut nama" yang kerap terjadi dalam pelaksanaan program strategis pemerintah, termasuk makan bergizi gratis.

    "Saya memiliki keluarga, saya memiliki sahabat, saya memiliki teman, rekan, siapa pun itu termasuk alumni, dan seterusnya, dan saya ingin menyampaikan, bahwa saya sebagai kepala (BGN, red.) ini, kalau nantinya ada orang, misalnya, menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan, ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya, sahabat saya, teman saya, alumni bersama saya, dan lain-lain yang dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar, dan saya minta kepada yang bersangkutan, misalnya itu, kemudian dilaporkan kepada pihak yang berwajib," kata Sudaryono saat jumpa pers setelah upacara pelantikan.

    Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono juga secara terbuka meminta maaf kepada seluruh anggota keluarganya, sahabat, dan mereka yang mengenal dekat dirinya, karena dia tidak akan memberikan perhatian khusus kepada mereka yang berbicara soal pekerjaan.

    "Saya tidak atau tidak kemudian memberikan atensi khusus atau tidak memberikan semacam prioritas kalau yang dibahas adalah seputar pekerjaan," ujar Sudaryono.

    Kepala BGN yang baru dilantik itu menegaskan dirinya tidak akan memberikan ruang untuk membahas persoalan MBG di dalam "ruang-ruang gelap", yang rawan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

    "Segala sesuatu harus dibahas di ruang-ruang yang teras, dan transparan, dan dilihat orang," ujar dia.

    Terakhir, Sudaryono menegaskan sebagai Kepala BGN yang baru dirinya tidak akan menoleransi segala praktik korupsi, hengki-pengki, dan copet-copetan, di lingkungan BGN dan terkait pelaksanaan MBG.

    "Yakinlah, bahwa saya di detik ini berkomitmen untuk kemudian kita kerja dengan sebaik-baiknya dan sebersih-bersihnya," kata Sudaryono.

    Presiden Prabowo melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif menggantikan Nanik S. Deyang di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore. Sudaryono ditetapkan sebagai Kepala BGN sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BGN yang diteken oleh Presiden Prabowo pada 22 Juli 2026.

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sudaryono: Lapor aparat jika ada yang catut nama terkait MBG

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Uploader : Admin Antarakalbar

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-22 12:31:35 +0000 UTC