Karawang (ANTARA) - PT Pupuk Kujang menyebutkan ketersediaan pupuk subsidi aman untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Kabupaten Karawang dan Provinsi Jawa Barat pada musim tanam rendeng atau periode tanam Oktober-Maret.

"Secara umum stok pupuk aman, karena sebagai produsen, PT Pupuk Kujang terus berproduksi," kata Officer Hubungan Eksernal, Departemen Komunikasi dan Administrasi Korporat PT Pupuk Kujang, Dondon Try Laksono, di saat dihubungi di Kabupaten Karawang, Jabar, Rabu.

Berdasarkan data stok per 28 September 2026, persediaan pupuk subsidi jenis urea di Jawa Barat tercatat sebanyak 61.638,5 ton. Sedangkan pupuk NPK mencapai 24.095,2 ton.

Sementara stok pupuk untuk wilayah Karawang, pupuk subsidi tercatat sebanyak 744,4 ton urea dan sebanyak 261,5 ton pupuk NPK.

"Untuk pupuk non-subsidi, stok urea tercatat mencapai 11.123,23 ton," katanya.

Secara umum, kata dia, ketersediaan pupuk tersebut dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan petani. Apalagi pasokan pupuk juga terus bertambah seiring dengan produksi yang terus berjalan di pabrik.

Meski demikian, ia menyampaikan apabila di suatu wilayah terjadi kekurangan atau kebutuhan pupuk meningkat, terdapat mekanisme penyesuaian kebutuhan pupuk di lapangan.

Kebijakan saat ini memberikan kemudahan dalam proses realokasi pupuk. Artinya realokasi tidak harus menunggu memasuki awal tahun, sehingga penyesuaian pasokan dapat dilakukan lebih cepat ketika terdapat kebutuhan yang meningkat di daerah tertentu.

Dengan mekanisme tersebut, ketersediaan pupuk diharapkan dapat tetap terjaga dan distribusinya dapat menyesuaikan kebutuhan petani di masing-masing wilayah.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.