asiawebawards.com
  • 2026-07-21 13:00:00 +0000 UTC

    Jul 21, 2026

    Sisi Gelap Piala Dunia: Studi Ungkap Kasus KDRT Naik hingga 38 Persen saat Tim Favorit Kalah

    Selasa, 21 Juli 2026 - 20:00 WIB

    VIVA – Piala Dunia selalu menjadi ajang olahraga yang menyedot perhatian miliaran orang di seluruh dunia. Selama turnamen berlangsung, suasana penuh antusiasme terasa di berbagai negara. Pendukung memenuhi stadion, menggelar acara nonton bersama, hingga merayakan kemenangan tim favorit mereka bersama keluarga maupun teman.

    Baca Juga

    Namun, di balik kemeriahan tersebut, sejumlah penelitian menunjukkan adanya sisi lain yang patut menjadi perhatian. Beberapa studi menemukan bahwa pertandingan sepak bola berskala besar ini dapat berkaitan dengan meningkatnya laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Para peneliti menegaskan bahwa sepak bola bukan penyebab kekerasan, tetapi sejumlah faktor yang menyertai pertandingan dapat memperburuk situasi pada hubungan yang memang telah bermasalah.

    Baca Juga

    Studi di Inggris Temukan Lonjakan Kasus KDRT saat Tim Nasional Bertanding

    Salah satu penelitian yang paling sering dijadikan rujukan dilakukan oleh Lancaster University dan dipublikasikan pada 2014. Penelitian tersebut menganalisis laporan kasus KDRT di wilayah Lancashire, Inggris, selama penyelenggaraan Piala Dunia 2002, 2006, dan 2010.

    Baca Juga

    Hasil penelitian menunjukkan, laporan KDRT meningkat sekitar 26 persen ketika tim nasional Inggris menjalani pertandingan.

    Peningkatan yang lebih besar terjadi ketika Inggris mengalami kekalahan. Studi tersebut mencatat laporan kekerasan dalam rumah tangga meningkat hingga 38 persen setelah tim nasional kalah.

    Peneliti menegaskan, sepak bola tidak menyebabkan seseorang melakukan kekerasan. "Pertandingan dengan tensi tinggi, luapan emosi, konsumsi minuman beralkohol, serta kondisi hubungan yang sebelumnya sudah tidak sehat dapat menjadi faktor yang memperburuk risiko terjadinya kekerasan," demikian laporan penelitian, sebagaimana dilansir dari Marie Claire, Selasa, 21 Juli 2026.

    Meski demikian, para peneliti juga menyebut studi tersebut memiliki cakupan yang terbatas karena hanya dilakukan di satu wilayah. Mereka mendorong adanya penelitian lanjutan dalam skala nasional untuk mengetahui apakah pola serupa juga terjadi di daerah lain.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Data Euro 2024 Perkuat Kekhawatiran

    Kekhawatiran mengenai meningkatnya kasus KDRT selama turnamen sepak bola juga tercermin dari data yang dirilis National Police Chiefs' Council. Lembaga tersebut mencatat lebih dari 300 tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga dilaporkan selama Euro 2024, dalam kasus yang menurut korban berkaitan dengan perilaku pelaku setelah pertandingan sepak bola.

    Halaman Selanjutnya

    Sementara itu, Crown Prosecution Service (CPS) menyatakan sekitar empat dari lima perkara KDRT yang dirujuk kepada jaksa dan telah diputuskan untuk diproses berujung pada penetapan dakwaan terhadap pelaku.

    2026-07-21 13:00:00 +0000 UTC