Jakarta (ANTARA) - Sineas Imam Tantowi pada Jumat petang meninggal dunia pada usia 80 tahun menurut keterangan Humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Evry Joe.

"Telah berpulang, meninggal dunia, Bapak Imam Tantowi. Beliau adalah sutradara besar kita, berpulang pada sore ini di usia 80 tahun," kata Evry dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta pada Jumat malam.

Menurut dia, jenazah almarhum Imam Tantowi saat ini disemayamkan di rumah duka di daerah Karawaci, Tangerang, Banten.

"Saya pribadi mengucapkan selamat jalan Mas Imam. Semoga karya-karyamu menjadi pembelajaran untuk sineas-sineas muda dan menjadi amal di dunia dan akhirat," katanya.

Imam Tantowi tercatat lahir di Tegal pada 13 Agustus 1946. Dia memulai karier dari panggung teater sandiwara pada tahun 1960-an.

Baca juga: Qausar asah akapela dalam peran tokoh sayid di Film "Bumi Itu Bulat"

Menurut informasi yang dipublikasikan di situs web Indonesian Film Center, Imam Tantowi terlibat dalam penggarapan banyak film sebagai penata artistik, penulis skenario, dan sutradara sejak tahun 1970-an.

Dia merupakan penulis naskah film seperti "Pengabdi Setan" (2017), "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013), dan "Ketika Cinta Bertasbih (2009) serta sutradara dan penulis skenario film seperti "Tujuh Manusia Harimau" (1986), "Saur Sepuh III" (1989) dan "Saur Sepuh IV" (1991).

Iman Tantowi mendapat Piala Citra untuk Penulis Cerita Asli Terbaik dalam Festival Film Indonesia tahun 1989 berkat film "Si Badung" dan menerima Piala Citra untuk Sutradara Terbaik dalam FFI tahun 1991 berkat film "Soerabaia 45."

Baca juga: AI Cinefest 2026 himpun 1.111 film buatan AI

Dia juga mendapatkan penghargaan sebagai penulis cerita asli terbaik dalam  Festival Sinetron Indonesia 1994, 1995, dan 1996 berkat sinetron "Madu Racun dan Anak Singkong", "Jejak Sang Guru", dan "Suami-Suami Takut Isteri."

Selain itu dia menulis cerita "Bang Jagur dan Maha Kasih" dengan episode populer yang berjudul "Tukang Bubur Naik Haji."

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026