Bengkayang (ANTARA) - Peserta Didik Sespimmen Dikreg ke-67 Lemdiklat Polri memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, melalui kegiatan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab di Bengkayang , Rabu mengatakan, keterlibatan peserta didik Sespimmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah preemtif dan preventif dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Bengkayang.
"Kondisi karhutla di Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Bengkayang, dipengaruhi kemarau berkepanjangan akibat fenomena El Nino ekstrem," kata Syahirul.
Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan langkah terpadu dan dilakukan secara berjenjang, mulai dari pencegahan dan edukasi masyarakat hingga penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Dalam pertemuan tersebut, Polres Bengkayang memaparkan kondisi kerawanan karhutla sekaligus strategi penanganan yang telah dilakukan di wilayah hukum setempat kepada Tim Edukasi Lemdiklat Polri.
Materi yang disampaikan meliputi perubahan iklim sebagai isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), penyebab serta dampak karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, data titik panas, luas lahan terbakar, sebaran lahan gambut, serta langkah penanganan di lapangan.
Dia juga menjelaskan strategi operasional yang diterapkan, antara lain melalui Satlak Damkarhutla, rayonisasi penanganan karhutla, percepatan kegiatan penanganan dan sosialisasi, strategi antisipasi dan inovasi, manajemen media, serta penguatan peran para pemangku kepentingan.
Ketua Tim Edukasi Lemdiklat Polri Kombes Pol. Fillol Praja Arthadira mengatakan, kedatangan tim tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan pusat untuk membantu pelaksanaan tugas kepolisian di daerah, khususnya dalam penanganan dan pencegahan karhutla.
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, peserta didik Sespimmen Dikreg ke-67 juga akan melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) sebagai bagian dari proses pendidikan.
"Kami berharap Peserta Didik Sespimmen Dikreg ke-67 dapat membantu tugas Polres Bengkayang dalam penanganan karhutla, sekaligus melaksanakan kewajiban sebagai peserta didik," ujarnya.
Sementara itu, Perwira Pendamping Pokjar Kombes Pol. Edwin Affandi mengapresiasi upaya Polres Bengkayang dalam menangani karhutla. Ia menilai penanganan yang dilakukan Polres Bengkayang telah menunjukkan hasil positif hingga wilayah tersebut tidak lagi melaksanakan Operasi Aman Nusa II.
"Kami berharap Polres Bengkayang dapat mempertahankan situasi ini sehingga ke depan dapat lebih baik," katanya.
Pewarta: Narwati
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.