Jakarta (ANTARA) - Seorang pelajar MTsN 22 Cipayung berinisial FFA diduga tewas akibat tawuran di Jalan Raya Malaka, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/10) pukul 18.33 WIB.
"Korban FFA menderita luka bacok pada bagian leher dan diduga meninggal dunia di lokasi tawuran," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Polisi menerima laporan pengaduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 yang diterima pada pukul 18.33 WIB. Pelapor melaporkan adanya korban tawuran yang terbaring di pinggir jalan, tepatnya di depan Martabak Rony, dekat lampu merah Arundina, Cibubur, Ciracas.
Berdasarkan laporan awal, korban mengalami luka bacok pada bagian belakang kepala dan leher belakang dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
Tawuran diduga melibatkan dua kelompok yang terlibat perkelahian atau penyerangan menggunakan senjata tajam.
Petugas dilaporkan telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut beserta barang bukti ke Polsek Ciracas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Barang bukti yang diamankan yakni dua bilah senjata tajam jenis corbek dan dua bilah celurit," katanya.
Sebanyak sembilan saksi juga telah diperiksa termasuk teman-teman korban dan seorang karyawan martabak di sekitar lokasi kejadian.
Kepolisian masih mendalami jumlah orang yang diamankan, motif tawuran, serta peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Polisi amankan 18 pemuda yang hendak tawuran di Jakarta Timur
Baca juga: Brimob Polda Metro Jaya gagalkan tawuran di Cipayung, Jaktim
Baca juga: Polisi tangkap dua remaja yang diduga akan tawuran di Jaktim
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.