SEA V Cup: Taklukkan Filipina, Timnas Voli Putra Indonesia Segel Tiket Semifinal
Dian Eko Prasetio
| 24 Juli 2026, 23:47 WIB

Salah satu pemain Tim Nasional Voli Indonesia Putra (putih) saat berusaha mengarahkan bola ke area permainan Filipina di leg kedua SEA V Cup 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Jumat (24/7/2026). PBVSI
AKURAT.CO, Tim Nasional Voli Indonesia Putra Indonesia sukses melangkah ke babak semifinal leg kedua SEA V Cup 2026.
Kepastian ini didapat usai skuad Garuda menundukkan Filipina dengan skor 3-1 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Jumat (24/7/2026) malam WIB.
Timnas Voli Indonesia Putra tampil dominan di dua set awal sebelum sempat kecolongan di set ketiga sebelum akhirnya menyudahi perlawanan sengit Filipina lewat skor akhir 25-18, 25-17, 23-25, dan 25-19.
Meski sempat kehilangan set ketiga, Reidel Toiran menilai dinamika pertandingan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi proses pematangan mental bertanding para pemain Timnas Voli Indonesia Putra.
"Seperti yang sudah sering saya katakan, kalau lawan mulai meningkatkan level permainannya, sementara kita justru menurunkan intensitas, pasti akan terkena dampaknya. Memang performa mereka sempat meningkat sedikit, sedangkan permainan kita menurun," kata Toiran.
"Tapi tidak apa-apa, justru situasi seperti itu menjadi pengalaman yang baik untuk anak-anak agar mereka terbiasa menghadapi berbagai kondisi pertandingan.
https://www.akurat.co/arena/875856/sea-v-cup-walau-menang-telak-3-0-reidel-toiran-akui-anak-asuhnya-tidak-dalam-kondisi-100-persen
"Saya juga tidak ingin memaksakan pemain karena kondisi mereka masih dalam proses. Yang terpenting, mereka bisa mengubah situasi dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1."
Sebenarnya, Indonesia hanya membutuhkan raihan satu set saja pada laga pamungkas fase grup ini untuk memastikan tempat di empat besar.
Situasi menguntungkan tersebut dimanfaatkan Toiran untuk merotasi dan menguji kedalaman skuatnya.
Pelatih asal Kuba itu menurunkan beberapa variasi kombinasi antara pilar utama dan pemain pelapis guna melihat opsi strategi terbaik untuk babak gugur mendatang.
"Betul, kami hanya membutuhkan satu set untuk memastikan lolos ke semifinal. Karena itu, pertandingan ini juga kami manfaatkan untuk mencoba berbagai komposisi pemain," jelas Toiran.
Ia menambahkan bahwa kualitas jajaran pemain di dalam tim saat ini terbilang merata, sehingga rotasi tidak mengurangi daya saing Indonesia di atas lapangan.
"Kualitas tim pertama dan tim kedua tidak berbeda jauh. Kami ingin melihat kombinasi terbaik yang nantinya akan digunakan pada pertandingan berikutnya," kata pelatih kelahiran 31 Oktober 1984 tersebut.