asiawebawards.com
  • 2026-07-31 08:44:20 +0000 UTC

    Jul 31, 2026

    Samsung: Kelangkaan Chip Bakal Memburuk Hingga 2028

    Jakarta -

    Samsung Electronics memperingatkan kelangkaan chip global belum akan berakhir dalam waktu dekat. Raksasa teknologi Korea Selatan itu memperkirakan kekurangan pasokan semakin parah pada 2027 dan berlanjut hingga 2028.

    Ledakan pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu pemicu utamanya. Operator pusat data membutuhkan chip memori dalam jumlah besar untuk menjalankan server dan sistem AI.

    Dikutip dari Reuters⁠, Jumat (31/7/2026) Samsung telah mengamankan kontrak pasokan berjangka minimal lima tahun dengan lima operator pusat data terbesar dunia.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Kontrak tersebut mencakup sekitar 60-70% kapasitas produksi memori jangka panjang Samsung. Sebagian kesepakatan turut dilengkapi pembayaran di muka dan mekanisme perlindungan harga.

    Langkah itu memberikan kepastian bisnis bagi Samsung, tetapi berpotensi mempersempit pasokan untuk industri lain. Chip memori tidak hanya dipakai di server AI, tetapi juga menjadi komponen penting dalam smartphone, komputer, kendaraan, dan berbagai perangkat elektronik.

    Demam AI Jadi Berkah dan Masalah

    Kelangkaan chip membawa keuntungan besar bagi bisnis semikonduktor Samsung. Divisi tersebut membukukan laba operasional sebesar 89,2 triliun won pada kuartal II-2026, melonjak lebih dari 250 kali dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Permintaan chip high-bandwidth memory (HBM) untuk AI menjadi salah satu pendorongnya. Pendapatan HBM4 Samsung bahkan diperkirakan meningkat tiga kali lipat pada kuartal berikutnya.

    Secara keseluruhan, Samsung mencatat laba operasional 89,5 triliun won dan pendapatan 171,5 triliun won. Keduanya menjadi catatan kuartalan tertinggi perusahaan, menurut laporan AP⁠.

    Namun, lonjakan harga komponen justru memukul bisnis perangkat Samsung. Divisi ponsel dan jaringan dilaporkan merugi sekitar 700 miliar won karena biaya chip yang semakin mahal.

    Situasi tersebut memperlihatkan paradoks demam AI bagi Samsung. Perusahaan memperoleh keuntungan besar sebagai produsen chip, tetapi harus menanggung biaya komponen lebih tinggi ketika memproduksi HP dan perangkat elektronik lainnya.

    Kelangkaan berkepanjangan berpotensi memberikan tekanan terhadap harga smartphone, PC, RAM, SSD, dan server. Meski demikian, belum dapat dipastikan seberapa besar dampaknya terhadap harga perangkat di Indonesia karena masih dipengaruhi kurs, stok, kapasitas produksi, dan strategi masing-masing produsen.

    (afr/fay)

    TAGS

    LIHAT LAINNYA

    2026-07-31 08:44:20 +0000 UTC