Sampaikan Duka atas Gempa NTT, Waka DPD RI Minta Seluruh Pihak Berkoordinasi dengan Baik
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:21 WIB
Jakarta, VIVA – Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai menyampaikan duka mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.
Baca Juga
Yorrys mengimbau seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, untuk memperkuat koordinasi semaksimal mungkin guna memastikan seluruh korban dan masyarakat terdampak memperoleh penanganan secara cepat dan tepat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia dalam tragedy gempa NTT mencapai 47 orang pada Sabtu petang.
Baca Juga
“Sebagai Pimpinan DPD RI, saya menyampaikan duka mendalam atas musibah gempa yang melanda wilayah NTT,” ujar Yorrys dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Yorrys mengatakan, puluhan korban meninggal dunia dan ribuan masyarakat yang mengungsi merupakan sesama anak bangsa yang saat ini membutuhkan perhatian dan penanganan segera.
Baca Juga
Karena itu, pemerintah diminta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari layanan kesehatan, makanan, air bersih, tempat pengungsian, hingga perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.
“Pemerintah harus memastikan setiap korban memperoleh bantuan. Jangan sampai masyarakat yang berada di wilayah terdampak kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar maupun pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.
Photo :
- Istimewa
Selain bantuan darurat, Yorrys juga meminta pemerintah memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, akurat, dan berasal dari sumber resmi. Hal ini penting untuk mencegah kepanikan serta beredarnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan di tengah situasi pascagempa.
“Saya berharap masyarakat terdampak gempa untuk tetap berkoordinasi dengan BMKG maupun BNPB, termasuk pemerintah daerah. Masyarakat juga harus mengikuti setiap arahan dan informasi resmi terkait kondisi pascagempa,” imbuh Yorrys.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan koordinasi lintas lembaga. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh unsur terkait harus bergerak bersama untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Yorrys juga meminta agar proses pendataan korban dan kerusakan dilakukan secara cepat dan akurat. Data tersebut penting sebagai dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan, distribusi bantuan, serta pemulihan wilayah terdampak.
Halaman Selanjutnya
“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Setiap perkembangan harus dipantau dan dilaporkan secara berkala sehingga keputusan yang diambil pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” katanya.