Roblox pastikan orang tua tetap pegang kendali pada fitur Family Zone - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Platform gim daring Roblox menghadirkan fitur Family Zone yang memungkinkan orang tua dan anak bermain bersama sembari tetap memberi orang tua kendali untuk mengatur pengalaman bermain anak sesuai usianya.
Vice President Civility & Partnerships Roblox Tami Bhaumik mengatakan orang tua dapat menautkan akun mereka dengan akun anak untuk mengakses dasbor pengaturan melalui ponsel. Dengan begitu, orang tua dapat mengatur batasan akses anak terhadap konten-konten di dalam gim.
"Anda perlu menautkan akun Anda dengan akun anak Anda. Dari sana, Anda akan mendapatkan akses ke dasbor di ponsel Anda. Akan sangat mudah bagi Anda untuk menyesuaikan pengaturan sesuai keinginan Anda," kata Tami dalam acara jumpa media di Jakarta, Kamis.
Diketahui, Roblox memperkenalkan fitur Family Zone yang menawarkan pengalaman interaktif untuk membantu orang tua dan anak bermain dan menjelajahi platform bersama.
Family Zone mengusung konsep co-play atau bermain bersama, sehingga orang tua dapat lebih memahami kegiatan anak mereka secara langsung melalui berbagai aktivitas interaktif di dalam platform.
Menurut Tami, setiap anak memiliki tingkat kedewasaan yang berbeda sehingga dalam fitur Family Zone orang tua diberi kebebasan untuk menentukan pembatasan yang sesuai dengan usia anaknya.
"Tidak semua anak berusia 9 tahun atau 12 tahun sama dari segi tingkat kedewasaan. Anda mungkin ingin memberikan lebih banyak kebebasan, atau lebih sedikit kebebasan, tergantung pada tingkat kedewasaan anak Anda," ujarnya.
Untuk melindungi pengguna anak di platformnya, Roblox juga telah menerapkan sistem verifikasi usia dengan metode pengenalan wajah guna memastikan pengguna ditempatkan pada kategori usia yang sesuai. Sistem ini juga memastikan anak-anak di bawah umur tidak mengakses fitur komunikasi.
"Tujuannya di sini adalah untuk memastikan bahwa anak-anak tidak berbicara dengan orang dewasa yang tidak mereka kenal," kata Tami.
Terkait keamanan data, Tami menegaskan sistem pengenalan wajah hanya digunakan untuk memperkirakan usia pengguna dan menempatkan pengguna dalam kategori konten dan fitur komunikasi yang sesuai dengan usianya.
Setelah proses selesai, data pemindaian wajah langsung dihapus dan tidak digunakan untuk kepentingan iklan maupun pelacakan.
Roblox juga menerapkan pembatasan komunikasi berdasarkan kelompok usia. Anak berusia 5 hingga 12 tahun tidak dapat mengakses fitur komunikasi.
Sedangkan pengguna berusia 13 hingga 15 tahun hanya dapat berkomunikasi dengan pengguna lain yang telah disetujui orang tua.
Selain verifikasi usia wajah, Roblox juga memiliki sistem pemantauan aktivitas secara berlapis. Apabila sistem mendeteksi anomali, seperti pola aktivitas yang tidak sesuai dengan usianya, Roblox akan meminta pengguna menjalani verifikasi ulang, termasuk menggunakan kartu identitas resmi.
"Jadi ini adalah upaya kami untuk benar-benar memastikan bahwa kami mencoba membantu orang tua merasa berdaya dan membantu mereka membimbing anak-anak mereka," kata Tami.
Roblox pastikan orang tua tetap pegang kendali pada fitur Family Zone
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Roblox pastikan orang tua tetap pegang kendali pada fitur Family Zone
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.