Tanjung (ANTARA) - Sebanyak 100 guru di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah mengikuti pelatihan public speaking untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan keterampilan mengajar dalam proses pembelajaran.

Pelatihan bertajuk "Public Speaking Memukau untuk Guru dan Pembina Hebat" untuk membekali guru  kemampuan menyampaikan materi secara lebih percaya diri, komunikatif, dan menarik sehingga dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Perwakilan Manajemen PT AlamTri Minerals Indonesia, Riawan Ma'ruf mengatakan peningkatan kapasitas guru menjadi bagian penting  mendukung kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Murung Raya.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kapasitas guru di Murung Raya bersama pemerintah daerah, organisasi profesi, dan masyarakat," jelas Riawan dalam rilis yang disampaikan YABN, Jumat (25/9/2026).

Ia juga mengapresiasi kolaborasi PGRI, Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Murung Raya dalam menyelenggarakan pelatihan tersebut.

Menurut Riawan, kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas dan percaya diri penting dimiliki guru karena perannya tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran namun  menginspirasi generasi penerus.

Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Nuryeni  mengatakan kemampuan komunikasi merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki guru karena cara menyampaikan materi turut memengaruhi ketertarikan, pemahaman, dan motivasi peserta didik.

"Berbicara di depan umum bukan bakat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih. Karena itu, kami berharap para peserta berani tampil dan menerapkan hasil pelatihan ini di sekolah masing-masing," ujarnya.

Ia menambahkan Pemkab  Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas guru melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan profesi.

Rangkaian pelatihan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik langsung, simulasi, tanya jawab, serta pemberian umpan balik dari narasumber dan fasilitator.

Pada sesi awal, peserta mendapatkan materi The Teacher's Mindset & Overcoming Anxiety yang disampaikan Dina Mualidah terkait   cara mengelola rasa gugup menjadi antusias saat berbicara di depan kelas.

 Peserta juga mempraktikkan teknik pernapasan diafragma serta membangun presence untuk menunjang penampilan yang lebih percaya diri.

Selanjutnya, Adny Novita Sari  membawakan materi Vocal Power & Non-Verbal Communication dimana    peserta berlatih mengatur intonasi, artikulasi, ketahanan pita suara, kontak mata, hingga penggunaan gestur tangan saat berkomunikasi.

Pelatihan public speaking hasil kolaborasi PGRI, Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Murung Raya dan PT AlamTri Mineral Indonesia guna meningkatkan kemampuan komunikasi dan keterampilan mengajar guru. (ANTARA/HO-Yabn)

Peserta kemudian dibekali teknik Structuring Content & Storytelling yang disampaikan Iskandar untuk  membantu cara  menyusun materi pembelajaran secara lebih menarik.

Mulai dari teknik membuka kelas melalui The Hook, menyusun materi dalam tiga bagian, menggunakan analogi dan cerita, hingga menutup pembelajaran secara berkesan.

Kemampuan yang diperoleh peserta kemudian dipraktikkan melalui sesi Live Practice & Micro-Speaking. 

Dalam kelompok, peserta melakukan simulasi menghadapi berbagai situasi yang umum terjadi di kelas sekaligus mempraktikkan teknik public speaking dengan mendapatkan umpan balik langsung dari narasumber dan fasilitator.

Sebagai tindak lanjut, peserta diberikan tugas mandiri berupa pembuatan video Micro-Speaking saat mengajar atau membuka kelas dengan durasi dua hingga tiga menit.

Tugas tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peserta menerapkan materi pelatihan dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.

Melalui pelatihan ini para guru diharapkan mampu mengembangkan kemampuan komunikasi dan keterampilan mengajar sehingga teknik public speaking yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif.
 

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.