Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jakarta, VIVA –Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dikabarkan meninggal dunia akibat perdarahan otak. Kabar tersebut menyebar luas ke berbagai negara. 

Baca Juga

Menurut laporan New York Post seperti mengutip media The Sun dan Daily Express, Selasa (20/10), kabar mengenai Kim Jong-un yang mengalami pendarahan otak parah beredar di internet. Rumor itu menyebut Kim sempat dibawa ke Beijing, China, tetapi akhirnya meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar tersebut juga menyebut jenazah Kim diam-diam dipulangkan ke Korea Utara. Sementara itu, adik perempuannya yang menjabat Wakil Direktur Departemen Partai Buruh Korea, Kim Yo-jong, diklaim telah mengambil alih kekuasaan.

Baca Juga

Sumber utama rumor tersebut adalah Xie Wanjun, seorang pembangkang asal China yang tinggal di Amerika Serikat (AS). Ia diketahui pernah terlibat dalam gerakan demokrasi Tiananmen pada 1989 dan menyebut dirinya sebagai pemimpin Partai Demokrasi China.

Pada 18 Oktober, Xie mengklaim melalui platform X miliknya bahwa tim medis dari Rumah Sakit Peking Union Medical College dikirim ke Korea Utara pada 17 Oktober untuk merawat Kim.

Baca Juga

Ia menambahkan, Kim kemudian dibawa ke Beijing karena buruknya fasilitas medis di Korea Utara. Namun, Kim disebut meninggal dunia karena terlambat mendapatkan perawatan. Xie juga mengeklaim pemerintah Korea Utara berusaha menyembunyikan kematian pemimpinnya tersebut.

Xie turut menyebut China mengerahkan 9.000 personel militer ke Pyongyang untuk mengantisipasi gejolak perebutan kekuasaan. Namun, ia tidak menyertakan bukti objektif, seperti catatan medis atau kesaksian saksi mata, untuk mendukung klaimnya.

Pada 20 Oktober, Xie kembali membuat klaim bahwa Kim Yo-jong, bukan putri Kim Jong-un, Kim Ju-ae, yang memegang kekuasaan sebenarnya. Ia juga menyebut Kim Yo-jong sedang mengkaji siaran peringatan yang ditujukan kepada Korea Selatan serta rencana peningkatan kemampuan serangan taktis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korea Utara Buka Suara

Menyusul dengan rumor kematian Kim Jong Un, media pemerintah Korea Utara merilis foto-foto kegiatan publik sang pemimpin.  Melasir laman Seoul Economic Daily, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan pada 20 Oktober bahwa Kim mengunjungi Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional 2026 di Pyongyang sehari sebelumnya. Ia hadir bersama istrinya, Ri Sol Ju, dan putrinya, Kim Ju Ae.

Halaman Selanjutnya

Dalam foto-foto yang dirilis, Kim terlihat memeriksa sepatu anak-anak berwarna merah muda, menyentuh bagian lengan mantel perempuan, serta merentangkan kedua tangannya saat berbicara dengan sejumlah pejabat.