Pupuk Kaltim melanjutkan kerja sama dengan Borneo FC untuk kompetisi musim 2026/2027 dan pembinaan pemain muda.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pupuk Kaltim melanjutkan dukungan terhadap Borneo FC untuk musim kompetisi 2026/2027 setelah klub asal Kalimantan Timur tersebut mencatatkan sejumlah capaian pada musim sebelumnya. Kerja sama yang memasuki tahun kelima itu juga diarahkan untuk mendukung pembinaan pemain muda, khususnya di Kalimantan Timur dan Bontang.
Pada musim 2025/2026, Borneo FC menjadi runner-up Super League dan mencetak 74 gol sepanjang musim. Capaian tersebut membuat Borneo FC mendapat kesempatan tampil di kompetisi regional, termasuk AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship.
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim Maslani mengatakan, perkembangan dan capaian Borneo FC menjadi salah satu pertimbangan perusahaan melanjutkan dukungan untuk musim 2026/2027.
“Kami melihat perkembangan Borneo FC dan capaian yang diraih dalam kompetisi nasional sebagai salah satu alasan penting bagi Pupuk Kaltim untuk melanjutkan dukungan ini. Borneo FC tidak hanya menunjukkan performa yang apik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil di level regional. Kami berharap dukungan ini dapat ikut mendorong prestasi Borneo FC sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan sepak bola Indonesia,” ujar Maslani dalam siaran pers, Kamis (1/10/2026).
Selain mendukung kompetisi, kerja sama tersebut akan menyasar pengembangan talenta muda. Pupuk Kaltim melihat pembinaan pemain muda sebagai salah satu unsur penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sepak bola nasional.
“Pembinaan talenta muda menjadi bagian penting dari keberlanjutan ekosistem sepak bola nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda, khususnya Kalimantan Timur dan Bontang untuk mengembangkan kemampuan dan masa depan melalui sepak bola,” kata Maslani.
Menurut dia, olahraga juga dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan prestasi dan karakter. Dukungan terhadap Borneo FC menjadi salah satu kegiatan perusahaan di bidang olahraga selain aktivitas utamanya di sektor pupuk dan industri.
Direktur Utama Borneo FC Ponaryo Astaman mengatakan, dukungan tersebut membantu klub dalam menjaga performa sekaligus menjalankan pembinaan pemain muda.
“Borneo FC mengapresiasi keberlanjutan dukungan dari Pupuk Kaltim yang telah memasuki tahun kelima. Kami memiliki semangat yang sama untuk memajukan sepak bola Indonesia dan pembinaan talenta muda ke depan,” kata Ponaryo.