Puncak HUT Kemerdekaan RI Ke-81 Pemkab Tabalong launching AMDK - ANTARA News Kalimantan Selatan
Tanjung (ANTARA) - Puncak HUT Kemerdekaan RI Ke-81 menjadi momen spesial bagi Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menyusul peluncuran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) produksi PT Air Minum Tabalong Bersinar (AMTB).
Peluncuran oleh Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani didampingi Wabup Habib Muhammad Taufani Alkaf, Forkopimda Tabalong dan Plt Direktur PT AMTB, Anshari Fachmy.
"Sumber air berasal dari mata air asli Tabalong dengan PH 7,8 sehingga aman dikonsumsi," jelas Noor Rifani, Senin.
Selain itu semua perizinan dari BPOM, SNI, ISO, sertifikasi halal hingga HAKI sudah dikantongi sehingga bisa diedarkan dan dipasarkan melalui distributor.
"AMDK ini akan dipasarkan melalui distributor dengan harga Rp35 ribu per dus isi 24 botol kemasan 330 ml," H Fani.
Sebelumnya AMDK ini akan bernama sumber mata air Tabalong (Smart) mineral, namun setelah didaftarkan di HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) ternyata sudah dipakai pihak lain, sehingga diganti menjadi AMDK Sarabakawa.
Haji Fani (sapaan bupati) berharap seluruh SKPD hingga kecamatan serta kelurahan dan desa dapat menggunakan AMDK produksi PT AMTB ini.
"Kami harapkan semuanya bisa menggunakan air minum dalam kemasan PT AMTB, sehingga bisa menambah Pendapat Asli Daerah kita yang akan digunakan pembangunan dibangun untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Bupati Tabalong lepas pawai obor meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81
Terpisah Plt Direktur PT AMTB, Anshari Fachmy menambahkan kapasitas mesin produksi AMDK saat ini mencapai 500 botol per jam
"Mohon dukungan semua pihak agar AMDK bisa memberi manfaat bagi masyarakat," jelas Anshari.
Untuk bisa memproduksi air dalam kemasan ini PT AMTB mengalokasikan modal sekitar Rp1,7 miliar dan ditargetkan dua tahun ke depan bisa mencapai Break Even Point (BEP) atau titik impas.
Sumber air baku sendiri diambil dari pegunungan Desa Simping Layung Kecamatan Muara Uya dan debit airnya cukup besar.
Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.