PT SBS gelar skrining TBC bagi 200 warga Muara Enim

Rabu, 2 September 2026 11:24 WIB

Image Print

PT Satria Bahana Sarana (SBS) menggelar pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TBC) di Aula Desa Lingga, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (6/8/2026). (ANTARA/HO/PT.SBS)

Muara Enim (ANTARA) - PT Satria Bahana Sarana (SBS) menggelar pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TBC) bagi 200 warga di sekitar wilayah operasional perusahaan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kegiatan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Kesehatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di dua lokasi, yakni Aula Desa Lingga pada Kamis (6/8) dan Balai Desa Tegal Rejo pada Rabu (12/8).

Asisten Manajer CSR PT SBS, Auliya, di Muara Enim, Kamis (6/8), mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat deteksi dini sekaligus mencegah penyebaran TBC di masyarakat.

“Kesehatan masyarakat merupakan salah satu fokus utama program pemberdayaan kami di wilayah operasional. Skrining ini bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan warga,” kata Auliya.

Ia menjelaskan bahwa PT SBS secara berkelanjutan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim melalui Puskesmas Tanjung Enim. Sinergi bidang kesehatan tersebut sebelumnya juga diwujudkan melalui pemberian makanan tambahan bagi pasien TBC dan program pencegahan stunting.

PT Satria Bahana Sarana (SBS) menggelar pemeriksaan kesehatan dan skrining Tuberkulosis (TBC) di Balai Desa Tegal Rejo, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (12/8/2026). (ANTARA/HO/PT.SBS)

Menurut Auliya, keberhasilan operasional perusahaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar area tambang.

“Keberadaan perusahaan tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga menghadirkan program CSR yang memberikan dampak nyata. Dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan,” ujar Auliya.

Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, peserta juga menerima edukasi mengenai pentingnya deteksi dini TBC, penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta langkah pencegahan penularan di lingkungan keluarga.

Sekretaris Desa Lingga, Dessy Arisanti, mengapresiasi kepedulian PT SBS yang terus konsisten memperhatikan kesehatan warga di wilayahnya.

“Kolaborasi perusahaan dengan fasilitas pelayanan kesehatan telah membantu memperluas akses layanan kesehatan bagi warga sekitar,” kata Dessy.

Sementara itu, pada pelaksanaan skrining di Desa Tegal Rejo, Rabu (12/8), Petugas CSR PT SBS, Iis Fatmala, menegaskan bahwa kegiatan skrining bagi 100 warga desa setempat menjadi bukti nyata kontribusi sosial perusahaan di luar aktivitas bisnis.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata bahwa PT SBS hadir untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan puskesmas setempat, kami berharap kesadaran warga terkait deteksi dini penyakit menular terus meningkat,” kata Iis.

Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026