asiawebawards.com
  • 2026-07-19 13:00:02 +0000 UTC

    Jul 19, 2026

    Prorprov NTB mendongkrak okupansi hotel di Mataram hingga 85 persen

    Mataram (ANTARA) - Asosiasi Hotel Mataram, menyebutkan, ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat tahun 2026 mampu mendongkrak okupansi hotel di Kota Mataram hingga mencapai 85 persen.

    "Okupansi hotel bulan Juli, jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, karena masa libur sekolah dan lanjut kegiatan Porprov NTB," kata Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Made Adiyasa Kurniawan di Mataram, Minggu.

    Kegiatan Porprov XII NTB 2026  berlangsung sejak tanggal 16 hingga 25 Juli 2026, dengan jumlah atlet mencapai ribuan orang yang berasal dari 10 kabupaten/kota se-NTB.

    Ia mengungkapkan untuk atlet asal Kota Mataram tercatat sekitar 700 orang, terdiri atas 587 atlet dan 115 pelatih yang siap membawa nama Kota Mataram bertanding pada 51 cabang olahraga.

    Menurutnya, hotel anggota AHM rata-rata menjadi hotel penginapan kontingen peserta Porprov dengan hunian bervariasi mulai 60-85 persen dan hotel yang digunakan kontingen umumnya hotel bintang 3 ke bawah.

    Adiyasa menambahkan, AHM beranggotakan 30 hotel dengan 2.800 lebih kamar terdiri dari hotel bintang 1 sampai bintang 4.

    "Termasuk hotel yang baru beroperasi yakni Prime Plaza Hotel sudah bergabung dengan AHM. Semoga ajang olahraga dan libur sekolah dapat menjadi pemicu okupansi tinggi bulan-bulan berikutnya," katanya.

    Peningkatan okupansi hotel di Kota Mataram mulai terjadi pada bulan Mei tersebut salah satunya dipicu karena banyaknya libur dan cuti bersama baik saat Kenaikan Yesus, maupun saat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

    "Saat long weekend bulan Mei, laporan teman-teman menyebutkan okupansi mereka naik signifikan hingga pada angka 60 persen," katanya.

    AHM menilai, okupansi hotel yang mencapai 60 persen tersebut berlanjut pada bulan Juni dan Juli terus meningkat karena adanya libur sekolah dan Porprov.

    Namun demikian, akunya, 60 persen tingkat hunian hotel tersebut rata-rata merupakan wisatawan nusantara karena wisatawan asing bukan target utama hotel di Kota Mataram.

    Karena itu penguatan kurs dolar yang terjadi saat ini, belum berdampak signifikan pada peningkatan okupansi hotel di Mataram yang menjadi ibu kota Provinsi NTB.

    "Tapi kalau hotel di kawasan resort, atau hotel di luar Mataram sekarang sedang ramai oleh kunjungan wisatawan mancanegara," katanya.

    Pewarta : Nirkomala
    Editor: I Komang Suparta
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    2026-07-19 13:00:02 +0000 UTC