Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jakarta, VIVA - Presiden Prabowo Subianto mengaku bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak semata-mata disebabkan oleh factor alam. Namun juga disebabkan ulah tangah manusia.

Baca Juga

Oleh sebab itu, Presiden Prabowo juga meminta aparatu penegak hukum hingga intelijen untuk menyediliki kasus Karhutla.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan katanya, dalam insiden Karhutla ada keterlibatan sejumlah korporasi di balik karhutla. 

Baca Juga

"Saya minta kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan dibantu TNI, dibantu intelijen, untuk selidiki, karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab," tegasnya.

Prabowo lantas menyinggung banyaknya oknum sengaja membakar yang ditemukan oleh rakyat. 

Baca Juga

Ia menyebut pembakaran lahan merupakan terorisme lingkungan yang tak boleh dianggap remeh.

"Rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita," ujarnya.

Prabowo memastikan akan bertindak tegas kepada para oknum yang sengaja melakukan pembakaran lahan. Prabowo akan mencabut semua izin perusahaan yang melanggar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tidak boleh menganggap ini remeh, kita akan sekarang masif menangani itu, tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas, dan kali ini, maaf, kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja," bebernya.

"Kalau bukti sudah jelas, kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan yang melanggar. Dan bagi negara negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan," pungkasnya.
 

Presiden Prabowo Subianto di Sidang Kabinet  Paripurna Rabu (21/10/2026)

Prabowo Mengendus Adanya Upaya Oknum Mengadu Domba hingga Singgung Dananya: Rakyat Kita Pandai

Presiden Prabowo Subianto mengendus adanya upaya oknum mengadu domba masyarakat Indonesia. Bahkan orang nomor satu Indonesia itu singgung soal dana besar untuk

VIVA.co.id

21 Oktober 2026