Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu (16/9). Prabowo menaiki LRT dari Stasiun Kelapa Gading menuju lokasi seremoni peresmian operasional di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. 

Prabowo tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 13.35 WIB. Turut serta dalam rombongan yakni Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi, hingga Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya. 

Probowo dalam sambutannya mengatakan, peresmian operasional jalur LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai merupakan langkah penting dalam rencana pembangunan dan transformasi bangsa.

Menurut Prabowo, Jakarta Raya dan kawasan aglomerasi Jabodetabek saat ini telah berkembang menjadi salah satu kawasan metropolitan terbesar di dunia. Menurutnya, peralihan moda ini dinilai dapat mengurangi kemacetan di wilayah Jakarta Utara.

Masyarakat juga dapat menggunakan layanan LRT rute terbaru selama masa uji publik. Selama delapan hari, masyarakat Jakarta dapat menggunakan layanan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai dengan tarif Rp8. 

"Ini langkah penting dalam rencana pembangunan dan  transformasi bangsa. Bahwa Jakarta, Jabodetabek sudah menjadi metropolitan terbesar di dunia dengan mungkin 42 juta penduduk," kata Prabowo.

Rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang lintasan sekitar 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun.  Rutenya mencakup Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, hingga Manggarai. Waktu tempuh dari Kelapa Gading menuju Manggarai sekitar 28 menit.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan konektivitas transportasi umum di Jakarta saat ini telah mencapai 93%. 

Ia mengatakan penggunaan transportasi umum juga meningkat sekitar 15% dalam dua tahun terakhir. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menilai peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum.

"Walau masih ada kemacetan, itu pasti, tapi semakin jauh lebih mudah menggunakan transkpotasi umum," kata Pramono dalam sambutannya.

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diproyeksikan dapat mengangkut hingga 80 ribu penumpang per hari.  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat jumlah penumpang pada tahap awal pengoperasian jalur tersebut diperkirakan mencapai sekitar 60 ribu orang per hari.

Pramono pada 24 Agustus lalu mengatakan total biaya investasi yang dikeluarkan kantornya terhadap proyek ini mencapai Rp 2,7 triliun.  Angka tersebut bertambah sekitar Rp 600 miliar dari perkiraan sebelumnya lantaran ada tambahan 16 rangkaian kereta LRT.

Rangkaian kereta LRT lebih pendek dari jenis transportasi umum kereta lain, yakni hanya dua gerbong. Adapun total penumpang yang dapat diangkut setiap rangkaian paling banyak 273 orang.

Di sisi lain, Pramono menyampaikan pihaknya akan langsung mengerjakan perpanjangan proyek LRT Jakarta sampai Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas. Dengan demikian, proyek tersebut akan menghubungkan Kelapa Gading hingga Cibubur.