Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menilai kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi ke Indonesia sebagai tonggak penting untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara yang telah disepakati pada April 2025.
“Melalui pembicaraan-pembicaraan yang intensif dan produktif, kunjungan Yang Mulia kali ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan tersebut,” kata Prabowo dalam pernyataan bersama dengan el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu.
Prabowo menjelaskan kunjungan el-Sisi merupakan kunjungan balasan atas kunjungan kenegaraan yang dilakukannya ke Mesir pada 2024 dan 2025.
Dalam kunjungan ke Mesir pada tahun lalu, Prabowo mengatakan kedua pemimpin sepakat meningkatkan hubungan Indonesia dan Mesir ke tingkat kemitraan strategis.
Presiden mengatakan penguatan kemitraan kedua negara perlu diwujudkan melalui kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Mesir.
"Kemitraan tersebut memerlukan kerja sama yang konkret yang akan membawa manfaat nyata bagi kedua masyarakat kita," ujar Prabowo.
Kepala Negara menyampaikan sejumlah kesepakatan kerja sama yang dihasilkan dalam kunjungan tersebut, antara lain sektor kelautan dan perikanan, investasi, industri pertahanan, pendidikan, perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis.
Di bidang ekonomi, Indonesia dan Mesir mendorong pembentukan perjanjian kemitraan ekonomi untuk membuka peluang akses pasar, investasi, dan keterlibatan dunia usaha kedua negara.
Prabowo juga menyambut baik inisiatif pembentukan dana investasi bersama oleh lembaga investasi Indonesia dan Mesir untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis.
Di bidang kelautan dan perikanan, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pemberantasan penangkapan ikan ilegal, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian.
Kedua negara turut mendorong peningkatan kerja sama pendidikan melalui pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan penguatan hubungan antarlembaga pendidikan.
"Kesepakatan-kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Mesir," kata Prabowo.
Selain kerja sama bilateral, Prabowo dan el-Sisi turut bertukar pandangan mengenai isu regional dan global, termasuk situasi Palestina dan konflik di Timur Tengah.
Prabowo menegaskan Indonesia dan Mesir mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri serta mendorong perdamaian melalui solusi dua negara.
Kedua negara juga berkomitmen melanjutkan bantuan kemanusiaan, termasuk untuk pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Terkait konflik di Timur Tengah, Prabowo menyampaikan keprihatinan atas eskalasi yang mengancam keselamatan warga sipil dan stabilitas global.
"Kami terus menganjurkan deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan, hukum internasional, sesuai dengan Piagam PBB serta menekankan pentingnya dialog dan diplomasi," kata Prabowo.
Prabowo berharap hubungan Indonesia dan Mesir terus berkembang melalui semangat persaudaraan yang telah terjalin lama serta komitmen bersama untuk memperdalam kemitraan strategis.
"Dengan semangat persaudaraan yang telah terjalin sudah sangat lama dan komitmen kita bersama untuk memperdalam kemitraan strategis, saya yakin hubungan Indonesia-Mesir akan terus tumbuh semakin erat dan semakin memberi manfaat yang nyata bagi kedua bangsa dan rakyat kita," ucap Presiden.
Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.