Jakarta, CNBC Indonesia-Presiden Prabowo Subianto tidak ingin ada lagi birokrat yang tidak bisa tersentuh, layaknya raja kecil. Menurutnya hal tersebut bisa mengganggu kinerja pemerintah dan merugikan negara.

"Dan saya katakan kita harus berani dalam arti jangan ada birokrat yang untouchable," tegas Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).

"Kemarin-kemarin ada entah dia sinkron sama menteri penguasa dan sebagainya, ada dirjen (direktur jenderal) yang tidak bisa disentuh. Itu dirjen-dirjen yang kita sebut deep state jadi birokrasi yang nggak mau diatur, raja kecil," tambahnya.

Menurut Prabowo, para birokrat ini mengetahui bahwa pemimpin politik hanya bertahan hingga lima tahun, sementara ASN menjabat lama di kementerian itu. Mereka juga mengetahui seluk-beluk dan celah untuk memperoleh keuntungan.

"Ini tidak semua tapi pengalaman saya bener yang anda katakan bener ketidaksinkronan antar KL-KL karena merasa dirinya, raja atau apa. Itu bener," tuturnya.

Bahkan, ketidaksinkronan ini juga sempat dikeluhkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo, ketika Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Karena ada menteri yang enggan bertemu dia meskipun sudah bersurat formal.

"Saya pernah komplain ke Pak Jokowi, beliau presiden, saya menteri. Bapak presiden saya minta waktu menghadap bapak paling lambat saya tiga hari menghadap bapak ini salah satu menteri bapak udah satu tahun saya minta ketemu dia gak mau ketemu saya. Saya tulis surat ke menteri itu dijawab satu tahun kemudian, dari Jakarta ke Jakarta," tuturnya.

"Menteri Pertahan AS tulis (surat) ke saya. Ini saya sampaikan saya gak sebut namanya tapi. Tapi anda benar, that is our problem kita berani mengakui itu kesulitan kita," tambahnya.

Prabowo juga menyebut ingin meniru Turki yang memiliki akademi khusus Gubernur. Maka, setelah ada URI diharapkan gubernur, bupati, hingga dirjen akan gembleng pendidikan sebelum menjabat. Meskipun hal ini masih dalam perencanaan.

(mij/mij) [Gambas:Video CNBC]