AKURAT.CO Momen menarik dan lucu terjadi saat Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak acara Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat, di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Saat menyampaikan pidatonya, dia menyinggung soal teks pidato resmi yang telah dipersiapkan oleh tim protokol kepresidenan untuk dirinya bacakan di hadapan para hadirin.
Sambil berkelakar, Prabowo mengakui bahwa dirinya selalu diminta untuk bicara sesuai teks agar apa yang disampaikan di hadapan publik tidak melebar dan keluar konteks.
Baca Juga: AHY Luruskan Pidato Politik, Tegaskan Komitmen Dukung Kesuksesan Pemerintahan Prabowo
"Saudara-saudara sekalian. Memang selalu saya selalu diingatkan. 'Pak pakai teks pak. Jangan sampai keluar dari teks'," tutur Presiden.
Sambil membuka-buka catatan yang telah disiapkan, Prabowo memuji isi materi paparan resmi yang dinilai sangat lengkap dan tersusun rapi. Bahkan, dia memamerkan kepada hadirin catatan dan paparannya yang berisi kumpulan grafik.
"Dan ini teksnya bagus sekali dan saya disiapkan paparan Presiden Prabowo Subianto. Paparannya bagus sekali, grafiknya banyak sekali," tutur Prabowo yang mengundang gelak tawa.
Baca Juga: Di HUT ke-25 Demokrat, Prabowo Kenang Masa Akmil Bersama SBY: Beliau Taruna Terbaik
Meskipun sudah disiapkan catatan, Prabowo memilih untuk menyampaikan pidatonya dengan gaya yang lebih cair dan langsung merangkum esensi utamanya. Meski berpotensi salah ucap, dia mengatakan bahwa meminta maaf adalah hal yang wajar dan perlu dilakukan jika seseorang melakukan kesalahan.
"Saya kira esensinya saya rangkum, saya ringkas dan saya sampaikan mudah-mudahan saya tidak salah bicara. Tapi sebetulnya kalau manusia kalau bikin kesalahan ya kita minta maaf saja ya," ujarnya.
Prabowo mengungkapkan bahwa kebiasaannya berpidato tanpa teks karena ingin berbicara sesuai isi hati nurani. "Dan Anda tahu ya kalau saya kan ini enggak pakai teks ya saya bicara dari hati saya," ungkapnya.