Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengajak Rusia memperluas kerja ekonomi dengan Indonesia, tidak hanya dalam perdagangan barang, tetapi juga melalui investasi dan pembangunan industri bersama di berbagai sektor strategis.
Dalam pidatonya pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, Presiden Prabowo mengatakan kerja sama masa depan Indonesia dan Rusia memiliki potensi yang jauh lebih besar dibandingkan perdagangan barang.
"Di bidang energi, Indonesia menyambut baik kerja sama Rusia yang meningkatkan produktivitas eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak dan gas," ujar Presiden Prabowo dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.
Presiden Prabowo menyampaikan Indonesia mencari dan lakukan penelitian serta investasi terkait dengan energi baru terbarukan, jaringan cerdas (smart grids), dan tenaga nuklir, termasuk teknologi modular dan skala penuh, dengan standar keselamatan tertinggi serta pengamanan internasional.
Selain itu, ia mengatakan kerja sama juga dapat diperluas untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Peluang tersebut mencakup teknologi pertanian, benih unggul, pembiakan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan makanan, hingga produksi bersama pupuk.
Dalam bidang industrialisasi, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menciptakan nilai bersama melalui pengembangan industri hilir dan produksi berbagai kebutuhan masyarakat.
"Kita harus menemukan nilai bersama. Indonesia menyambut baik kemitraan dalam pengolahan hilir dan barang-barang yang digunakan warga kita setiap hari seperti makanan, produk rumah tangga, pakaian, furnitur, farmasi, elektronik konsumen," katanya.
Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan Rusia di bidang antariksa, pendidikan tinggi, dan transportasi.
Presiden Prabowo pun secara langsung mengundang pelaku usaha Rusia untuk berinvestasi dan membangun industri bersama di Indonesia.
"Datanglah ke Indonesia, bekerjalah bersama kami, berproduksilah bersama kami, mari kita bangun industri bersama, mari kita ciptakan nilai bersama," ucap Presiden Prabowo.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya menyasar pasar Indonesia, tetapi juga dapat menjadikan Indonesia sebagai basis untuk menjangkau pasar ASEAN dan kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.