asiawebawards.com
  • 2026-08-07 09:45:15 +0000 UTC

    Aug 07, 2026

    PPAL kerahkan jajarannya untuk bangun lahan ketahanan pangan - ANTARA News Jambi

    Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono meminta jajarannya aktif membangun lahan ketahanan pangan di daerah.

    Hal tersebut dilakukan jajarannya demi mendukung program pemerintah dalam rangka penguatan lumbung pangan di daerah.

    "Di wilayah, rayon maupun sub-rayon di seluruh jajaran, kita tekankan ada kegiatan yang sifatnya untuk ketahanan pangan. Mungkin melalui kolam ikan, juga penanaman tanaman-tanaman," kata Yudo saat ditemui di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat.

    Dia melanjutkan, selain untuk mendukung program pemerintah, kegiatan ketahanan pangan itu juga berguna untuk mendukung kebutuhan para purnawirawan TNI AL di daerah.

    Baca juga: PPAL aktif berikan rekomendasi untuk kepentingan TNI AL

    Dengan adanya lahan ketahanan pangan ini, diharapkan para purnawirawan mudah mendapatkan kebutuhan pangan atau pemasukan secara perekonomian.

    Kendati demikian, Yudo tidak menjelaskan secara rinci berapa jumlah lahan ketahanan pangan yang dikelola oleh anggota PPAL.

    Dia juga tidak merinci tanaman jenis apa saja yang diolah oleh para purnawirawan.

    Untuk diketahui, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan jajaran TNI AL telah membantu pemerintah dalam memperkuat persediaan kedelai nasional.

    Upaya itu akan dilakukan TNI AL dengan cara mengelola lahan di beberapa tempat untuk menjadi ladang kedelai.

    "Upaya ini akan memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor," kata Agus saat memberikan paparan di depan Presiden Prabowo Subiyanto di acara Panen Raya Serentak di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

    Baca juga: PPAL kenang jasa para pahlawan dengan berziarah ke TMP Kalibata

    Dalam paparannya, TNI AL telah mengelola lahan seluas 2.432 hektare untuk dijadikan ladang kedelai. Lahan tersebut tersebar di beberapa wilayah.

    "TNI Angkatan Laut mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan total produksi 3.676 ton tersebar di enam wilayah dengan kontribusi sebesar 0,35 persen terhadap target produksi kedelai nasional tahun 2026," kata Agus.

    Namun capaian itu dirasa belum cukup. Karenanya, Agus melanjutkan, TNI AL kembali membuka lahan dengan total luas 3.110 hektare yang tersebar di tujuh wilayah.

    Lahan-lahan tersebut, kata dia, dikelola oleh prajurit TNI AL yang berada di setiap markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral).

    "Estimasi panen mencapai 5.287 ton," kata Agus.

    Agus memastikan jajaran TNI AL akan mengelola lahan tersebut dengan maksimal demi menghasilkan kedelai yang berkualitas.

    Dengan adanya upaya ini, Agus berharap TNI AL dapat membantu pemerintah pusat memperkuat cadangan kedelai nasional.

    Baca juga: Kepala Staf TNI AL minta PPAL dukung kebijakan poros maritim

    Baca juga: Purnawirawan TNI AL peringati HUT Kemerdekaan di atas KRI RJW 992

    Pewarta: Walda Marison
    Uploader : Ariyadi

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-07 09:45:15 +0000 UTC