Polri membagikan bantuan gempa untuk warga pesisir pantai yang terisolasi
Selasa, 8 September 2026 16:29 WIB
Penyaluran bantuan yang dilakukan oleh Personel Polairud Polda NTT. ANTARA/Ho-Humas Polda NTT
Kupang (ANTARA) - Tim gabungan Polri menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak gempa bumi di Dusun Pasir Panjang, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang merupakan daerah terisolir melalui laut.
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat Iptu Leonardo Marpaung dari Manggarai Barat, Selasa mengatakan jalur laut dipilih karena akses darat menuju Pasir Panjang sangat terbatas dan tidak dapat dilalui kendaraan.
“Pergeseran bantuan kami fokuskan ke wilayah pesisir Pasir Panjang, Desa Pontianak. Mengingat akses darat menuju lokasi sangat terbatas dan tidak bisa dilalui kendaraan, kami memanfaatkan armada perairan Polri agar bantuan kebutuhan dasar masyarakat dapat tiba secara cepat, aman, dan tepat sasaran," katanya.
Dia menyebutkan kurang lebih sebanyak 23 personel gabungan dari Satuan Polairud Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, serta Korpolairud Baharkam Mabes Polri dikerahkan dalam misi kemanusiaan tersebut.
Dia menjelaskan, tim berangkat dari Dermaga Marina Waterfront Labuan Bajo menggunakan Kapal Patroli (KP) Padar 3018 milik Ditpolairud Polda NTT yang didampingi satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 03.
Setelah menempuh perjalanan laut sekitar dua jam, kapal tiba di perairan Pasir Panjang. Namun, keterbatasan fasilitas dermaga membuat bantuan tidak dapat langsung diturunkan dari kapal patroli.
Petugas kemudian memindahkan bantuan ke perahu nelayan setempat dan armada RIB di tengah laut untuk selanjutnya dibawa ke bibir pantai.
“Mengingat terbatasnya infrastruktur pelabuhan untuk penambatan kapal besar, pemindahan bantuan dari kapal patroli ke perahu nelayan setempat terpaksa kami lakukan langsung di tengah laut. Kerja sama dengan nelayan lokal sangat membantu kelancaran evakuasi logistik ini,” kata Leonardo.
Bantuan yang disalurkan berupa 60 karung beras SPHP, 20 dus mi instan, lima dus biskuit Roma Malkist, satu bal selimut, satu bal handuk, dan 10 dus tisu kering Jolly.
Selain itu, Polri menyalurkan 210 potong pakaian anak laki-laki, 130 potong daster dan pakaian wanita, serta 100 potong sarung dewasa.
Bantuan tersebut diserahkan kepada perwakilan tokoh masyarakat untuk kemudian didistribusikan kepada kepala keluarga terdampak gempa di wilayah tersebut.
“Kendati bantuan ini masih terbatas, kami berharap dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa bumi,” ujar Leonardo.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polri bagikan bantuan gempa untuk warga pesisir pantai yang terisolasi
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.