Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengerahkan sebanyak 3.248 personel gabungan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa di Kota Bandung.
Kepala Biro Operasi Polda Jabar Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif mengatakan personel tersebut disebar ke sejumlah titik, di antaranya Gedung DPRD Jawa Barat, kawasan Cikapayang, dan Simpang Lima.
“3.248 personel ya. Tapi di beberapa titik ya. Titik-titik ini DPRD, kemudian Cikapayang, ya sama Simpang Lima,” kata Teddy di Bandung, Selasa.
Teddy menjelaskan personel gabungan tersebut terdiri atas anggota Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung.
“Pengerahan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa petugas telah ditempatkan sesuai dengan pemetaan pengamanan, termasuk di sejumlah kawasan keramaian.
“Iya, termasuk semua kita amankan. Sudah kita plotting sesuai dengan yang tadi disampaikan Pak Kapolrestabes. Sudah kita plotting semua,” ujarnya.
Selain pengamanan di dalam Kota Bandung, Polda Jabar juga memberlakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan Jawa Barat dengan daerah lain.
Polres jajaran telah diperintahkan melakukan penyekatan, terutama di wilayah yang berbatasan dengan Jakarta.
“Banyak penyekatan, sudah dari kemarin kita lakukan penyekatan di seluruh Jawa Barat. Kita perintahkan polres-polres, terutama yang berhubungan dengan Jakarta,” katanya.
Ia mengimbau massa agar menyampaikan aspirasi secara tertib, tidak melakukan tindakan anarkis, serta tidak merusak fasilitas umum yang dibangun menggunakan uang masyarakat.
“Yang penting tertib, kemudian tidak anarkis, tidak merusak fasilitas umum. Karena itu kan berasal dari pajaknya masyarakat juga. Jadi dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat,” katanya.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.