Tanjungpandan (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat telah menyalurkan sebanyak 1.23 juta liter air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino.
Ketua PMI Kabupaten Belitung Hastari Wardianti di Tanjungpandan, Rabu, mengatakan penyaluran air bersih sebanyak 1,23 juta liter air bersih sebagai upaya tanggap darurat penanganan dampak kekeringan.
"Penyaluran bantuan air bersih dilakukan secara masif untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau berkepanjangan," jelas dia.
Ia mengatakan, aksi kemanusiaan penyaluran jutaan liter air bersih tersebut menjangkau di 45 titik distribusi dengan total penerima manfaat mencapai 67.781 jiwa yang tersebar di 12 desa di wilayah Kabupaten Belitung.
Selain menjangkau permukiman warga, pendistribusian air bersih ini juga menyasar sejumlah fasilitas umum penting, meliputi empat tempat ibadah serta 15 lembaga pendidikan atau sekolah.
Dalam menjalankan operasi kemanusiaan ini, PMI Kabupaten Belitung tidak bekerja sendiri.
Hastari menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan lintas sektor, mulai dari jajaran pemerintah daerah, perumdam, baznas, hingga dunia usaha serta berbagai pihak lainnya yang turut membantu warga terdampak.
Menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan masih akan berlangsung, PMI Belitung mengimbau masyarakat agar senantiasa bijak dan hemat dalam pemanfaatan air sehari-hari.
"Sesuai dengan aturan emergensi kekeringan, setiap orang harus terpenuhi kebutuhan sebanyak 15 liter per orang per hari," ujarnya.
Lebih lanjut, Hastari menjelaskan, PMI Belitung kini tengah mengkaji dan mempersiapkan langkah-langkah strategis lanjutan.
Langkah ini diambil menyusul pemantauan terhadap ketersediaan cadangan air baku di embung Perumdam Tirta Batu Mentas yang terus menunjukkan tren penurunan.
"Mengingat ketersediaan air di embung Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung semakin menurun, maka PMI Belitung perlu mempersiapkan langkah-langkah strategis jika hujan tidak turun dalam satu bulan ke depan," katanya.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.