Medan (ANTARA) - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum melalui PLTA Inalum memboyong sebanyak delapan penghargaan sejumlah kategori lingkungan dan sosial ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 di Bali.

Kepala Grup Layanan Strategis Inalum Daniel Hutauruk menyebutkan, penghargaan ini merupakan komitmen dan kerja keras perusahaan mendorong operasional fokus aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

"Bagi kami penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi juga refleksi pengelolaan lingkungan harus menjadi bagian dari cara perusahaan menjalankan bisnis," kata Daniel dalam keterangannya di Medan, Rabu (23/9).

Pihaknya melanjutkan, perseroan terus mendorong inovasi agar setiap proses operasional semakin efisien, rendah dampak, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.

ENSIA atau Environmental and Social Innovation Awards ajang penghargaan nasional digelar oleh PT Sucofindo (Persero) untuk mengapresiasi pelaku usaha dan inovator atas berbagai inovasi di bidang lingkungan, sosial, dan keberlanjutan bisnis di Indonesia.

Dari 8 penghargaan ini, 4 di antaranya predikat Platinum, yakni Penurunan Emisi, Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air, Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3, serta Pengelolaan Sampah.

Terdapat 3 predikat Silver kategori Efisiensi Energi, Keanekaragaman Hayati, dan Inovasi Sosial, serta PLTA Inalum dinobatkan sebagai Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026.

"Pencapaian ini upaya keberlanjutan di lingkungan PLTA Inalum tidak berhenti pada pemenuhan aspek kepatuhan lingkungan, tetapi terus dikembangkan melalui inovasi terintegrasi kegiatan operasional," tutur Daniel.

Rncian Penghargaan PLTA INALUM pada ENSIA 2026:

Predikat Platinum

• Penurunan Emisi

• Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air

• Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3

• Pengelolaan Sampah

Predikat Silver

• Efisiensi Energi

• Keanekaragaman Hayati

• Inovasi Sosial

Kategori Booth Inovasi

• Pemenang Booth Inovasi ENSIA 2026

Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.