Denpasar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang tengah menjalani pemulihan pascabencana.

“Ketika saudara-saudara kita di Flores berduka, keluarga besar PLN UID Bali ikut merasakan dan bergerak bersama. Apa yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit,” ujar General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim dalam keterangannya di Denpasar, Sabtu.

Ia menjelaskan bantuan tersebut dihimpun melalui penggalangan donasi sukarela yang melibatkan pegawai dan mitra kerja PLN UID Bali.

Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui jajaran PLN di NTT, di antaranya ULP Ruteng dan ULP Ende. Salah satu penyaluran bantuan dilakukan bagi masyarakat di Dusun Kambe, Kelurahan Tanah Rata, Kabupaten Manggarai Timur.

Bantuan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga di tengah kondisi pascagempa.

Sejumlah kebutuhan yang disalurkan meliputi terpal, beras, minyak goreng, telur, air mineral, selimut, tikar, dan mi instan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama proses pemulihan pascabencana.

Ajrun mengatakan aksi tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kebersamaan keluarga besar PLN terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

Menurut dia, semangat saling membantu merupakan bagian dari nilai kemanusiaan yang terus dijaga di lingkungan PLN.

Selain menjalankan tugas menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, insan PLN juga terpanggil untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan.

Bantuan yang disalurkan melalui ULP Ruteng dan ULP Ende tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan keluarga besar PLN di NTT.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.