PLN Papua hadirkan teknologi desalinasi air bersih bagi warga Agats
PLN Papua hadirkan teknologi desalinasi air bersih bagi warga Agats
Minggu, 9 Agustus 2026 10:44 WIB
Petugas PLN saat menyerahkan bantuan fasilitas teknologi desalinasi air bersih kepada Masjid Saiful Al-Bukhori, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO- PLN Papua
Jayapura (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menghadirkan teknologi desalinasi air bersih bagi masyarakat di Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, guna membantu memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur, di Jayapura, Sabtu, mengatakan bantuan fasilitas dan teknologi desalinasi air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah dengan kondisi geografis yang menantang.
"Kami menyadari bahwa akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat krusial, terlebih di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Agats," katanya pula.
Menurut Roberth, untuk itu melalui program TJSL, pihaknya tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Teknologi desalinasi yang kami salurkan ke Masjid Saiful Al-Bukhori, Distrik Agats merupakan mesin yang memiliki kapasitas produksi hingga 2.200 liter air per hari, dan mampu mengolah air payau maupun air keruh menjadi air tawar yang lebih jernih, tidak berbau, dan tidak berasa,” ujarnya.
Pihaknya berharap dengan adanya fasilitas tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memperoleh air bersih sekaligus mendukung kenyamanan jamaah dalam menjalankan aktivitas ibadah.
"Melalui program TJSL ini, kami berharap kehadiran teknologi desalinasi dapat meringankan beban ekonomi warga, meningkatkan taraf kesehatan, dan mendukung kenyamanan beribadah," katanya lagi.
Dia menambahkan kondisi geografis Agats yang didominasi rawa dan perairan payau turut menjadi tantangan dalam memperoleh sumber air bersih. Masyarakat setempat selama ini banyak mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kami bakal terus berupaya menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan memiliki tantangan geografis,” ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026