Lampung (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotabumi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi kebakaran di kawasan permukiman.

Kepala BPBD Lampung Utara Erwin Saputra sebagaimana dikonfirmasi di Lampung Selatan, Jumat, mengatakan penguatan koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla dan kebakaran permukiman, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

“Pemerintah Provinsi Lampung secara langsung mengarahkan dan mengamanahkan kolaborasi dan sinergi antarinstansi ini harus diperkuat. Mari bersama kita lakukan upaya pencegahan dan deteksi dini, serta kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi karhutla,” katanya.

Sementara itu, Manager PLN ULP Bumi Abung Tatas Ardhy Prihanto juga mengatakan, PLN memiliki sejumlah langkah kesiapsiagaan untuk mendukung pencegahan karhutla sekaligus menjaga keamanan infrastruktur dan keandalan jaringan listrik.

Ia menjelaskan, PLN ULP Bumi Abung memiliki lima posko siaga pelayanan teknik yang tersebar di wilayah Lampung Utara. Kesiapsiagaan tersebut didukung tim pemeliharaan khusus dan pemangkasan pohon atau tim right of way (ROW), serta tim penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL).

“Kami juga memiliki tim P2TL yang akan memeriksa keamanan instalasi listrik dari sisi PLN hingga ke rumah pelanggan,” ujarnya.

Menurut dia, pengamanan jaringan listrik juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran mengenai potensi bahaya di sekitar jaringan listrik.

PLN, kata dia, secara rutin melakukan sosialisasi mengenai jarak aman dengan jaringan listrik, termasuk mengingatkan masyarakat agar tidak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik.

“PLN secara rutin dan berkelanjutan aktif melakukan sosialisasi secara langsung ke masyarakat. Kami juga memohon dukungan dari seluruh pihak untuk menjaga keamanan dan keselamatan dari sisi kelistrikan,” katanya.

Selain itu, keberadaan tanaman yang tumbuh hingga mendekati jaringan listrik menjadi salah satu perhatian PLN, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. PLN memastikan siap menindaklanjuti laporan masyarakat apabila ditemukan potensi bahaya yang dapat mengganggu keselamatan maupun keandalan jaringan.

Manager PLN UP3 Kotabumi Abrar menegaskan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dengan BPBD dan instansi terkait dalam upaya pencegahan serta penanganan keadaan darurat akibat kebakaran.

“Personel PLN juga sudah dibekali pengetahuan untuk tindakan emergency atau pertolongan pertama. Kami selalu siap untuk ikut serta dalam upaya pencegahan atau mitigasi bahaya kebakaran,” ucap dia.

Dia mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung keselamatan masyarakat melalui kesiapsiagaan dan koordinasi dengan berbagai pihak.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat deteksi dini, mempercepat respons terhadap potensi kebakaran, serta meminimalkan risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu infrastruktur vital di wilayah Lampung Utara.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.