Roma (ANTARA) - Institut Penelitian Informasi Kedirgantaraan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Aerospace Information Research Institute of the Chinese Academy of Sciences/AIRCAS) pada Jumat (16/10) meraih Achievement Award (Penghargaan Prestasi) dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) berkat pengembangan CropWatch, sebuah platform layanan pemantauan tanaman pertanian berskala global berbasis cloud.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara penutupan Forum Pangan Dunia (World Food Forum), yang diselenggarakan oleh FAO di Roma, Italia.

Dikembangkan oleh tim yang dipimpin seorang peneliti AIRCAS, Wu Bingfang, platform ini telah membantu lebih dari 40 negara dan kawasan dalam memantau kondisi tanaman pertanian dan mendukung perumusan kebijakan ketahanan pangan yang didasarkan pada data ilmiah, menurut tim peneliti.

Saat mengumumkan penghargaan tersebut, FAO mengapresiasi platform ini karena telah mengubah pemantauan tanaman pertanian yang sebelumnya rumit menjadi layanan berbasis cloud yang terbuka dan mudah diakses, serta menjadikannya tersedia secara luas di seluruh dunia.

Menurut tim peneliti, platform tersebut telah diintegrasikan ke dalam Hand-in-Hand Geospatial Platform milik FAO serta Knowledge Hub di Group on Earth Observations (GEO). Platform ini berfungsi sebagai saluran penting sekaligus sumber independen untuk memperoleh informasi pemantauan tanaman pertanian yang tepat waktu bagi para pengguna di seluruh dunia.

ANTARA/Xinhua

Tim peneliti tersebut juga secara berkala menerbitkan CropWatch Bulletin yang berbasis pada platform ini, sehingga menyediakan sumber informasi pemantauan pertanian yang tepercaya bagi masyarakat. Hingga sekarang, buletin tersebut telah melayani pengguna di 173 negara dan kawasan, ungkap tim peneliti.

Saat berbicara kepada Xinhua setelah menerima penghargaan, Wu mengatakan pengakuan itu menegaskan dedikasi timnya selama lebih dari tiga dekade.

"Ini bukanlah akhir, melainkan sebuah tonggak pencapaian dalam perjalanan baru ke depan," ujarnya.

Wu mengatakan timnya akan terus meningkatkan kapabilitas inovatif platform tersebut, kemudahan penggunaannya, dan kapasitasnya dalam melayani pengguna internasional, serta memperdalam kerja sama dengan FAO dan berbagai organisasi internasional lainnya. Tim peneliti ini bertujuan membantu lebih banyak negara dalam memperkuat kemampuan pemantauan tanaman pertanian secara mandiri, sekaligus berkontribusi bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, khususnya tujuan untuk mencapai "tanpa kelaparan" (zero hunger).

FAO Achievement Award diberikan kepada individu atau lembaga atas prestasi luar biasa di berbagai bidang, termasuk perikanan, kehutanan, iklim, lahan dan air, serta kesehatan hewan dan tumbuhan, khususnya dalam pertanian berkelanjutan dan pembangunan pedesaan, serta ketahanan pangan.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.