PKB Sidoarjo perkuat regenerasi, Rafi Wibisono pimpin DPAC Sedati - ANTARA News Jawa Timur
Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo memperkuat regenerasi kepemimpinan dengan memilih M. Rafi Wibisono sebagai Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Sedati.
Rafi, dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Selasa, menyatakan dirinya siap membawa misi menjadikan organisasi lebih aktif bergerak, menyerap persoalan masyarakat, serta menghadirkan solusi melalui kerja nyata yang berdampak bagi warga.
“Terima kasih kepada PKB yang sudah memberikan ruang yang luas bagi kader muda untuk tampil memimpin, karena generasi muda bukan hanya pelengkap organisasi, melainkan investasi masa depan,” kata Rafi.
Menurutnya, kepemimpinan di tingkat kecamatan merupakan ujung tombak partai dalam menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kader hadir mengawal berbagai persoalan warga.
Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo tersebut menegaskan, struktur PKB Sedati tidak boleh hanya aktif ketika menghadapi agenda politik, tetapi harus hadir secara berkelanjutan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ia menilai gagasan tersebut sejalan dengan arah perjuangan PKB yang menempatkan generasi muda sebagai salah satu agenda penting dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Sedati, kata Rafi, menjadi wilayah strategis bagi konsolidasi PKB karena memiliki 16 desa dan berada di kawasan berkembang yang beririsan dengan aktivitas ekonomi, permukiman, serta kawasan sekitar Bandara Internasional Juanda.
Ia berharap kepemimpinannya dapat memperkuat konsolidasi dan kaderisasi sekaligus membangun politik yang lebih dekat dengan masyarakat dengan mengutamakan manfaat dan kerja nyata.
“Kita ingin politik yang hadir, bukan hanya politik yang bicara, dan ukurannya adalah manfaat serta kerja nyata untuk masyarakat,” ujar Rafi.
Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.