Kota Jambi (ANTARA) - Perumda Tirta Mayang Kota Jambi membagikan masker kepada masyarakat di depan Kantor Pusat Pelayanan Benteng, Kota Jambi, Senin, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap.
Humas Perumda Tirta Mayang Rendi Aditya di Jambi, Selasa, mengatakan direksi perusahaan itu secara langsung membagikan masker kepada pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan kantor pelayanan setempat.
Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang berdasarkan informasi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada dalam kategori sangat tidak sehat.
"Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik," katanya.
Ia mengatakan penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat saat beraktivitas di luar ruangan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.
Rendi juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti informasi resmi dari pemerintah mengenai perkembangan kualitas udara sehingga dapat mengambil langkah pencegahan sesuai kondisi di lapangan.
Kegiatan pembagian masker tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, terutama kelompok yang rentan terhadap dampak buruk kualitas udara.
Perumda Tirta Mayang menegaskan kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan penyediaan air bersih, tetapi juga melalui aksi sosial yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih dapat menghubungi layanan mobil tangki di nomor 0821-2121-9894 atau WhatsApp 0821-2121-9692 untuk menyampaikan pengaduan air keruh maupun air tidak mengalir.
Pewarta: Melli Andani
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.