Pertamina tambah suplai elpiji subaidi di Sulselbar
Kamis, 17 September 2026 19:36 WIB
Petugas agen mengatur elpiji subaidi di salah satu pangkalan di Sulawesi Selatan. (ANTARA/HO-Pertamina Regional Sulawesi)
Palu (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga kembali menambhak suplai elpiji bersubsidi ikutan 3 kilogram di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) selama periode 14-19 September 2026.
Langkah ini sebagai tambahan pasokan untuk menjaga ketersediaan elpiji bagi masyarakat," kata Penjabat sementara (Pjs) Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Rabu (16/9).
Ia menjelaskan tambahan penyaluran tersebut sekitar 50 hingga 100 persen di atas rata-rata penyaluran harian.
Penyaluran 100 persen di wilayah Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar. Sedangkan wilayah lainnya di Sulawesi Selatan dan Barat sebesar 50 persen, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan penyaluran elpiji supsidi tetap berjalan melalui jaringan distribusi resmi.
Pertamina terus berkoordinasi dengan agen dan pangkalan untuk memantau proses distribusi di lapangan. Pengawasan juga diperkuat untuk memastikan elpiji 3 kilogram dapat diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan ketentuan berlaku.
"Saat ini kami menyalurkan extra dropping sebanyak 193.200 tabung per hari. Kami ingin memastikan pasokan tetap tersedia dan dapat diterima masyarakat yang memang berhak," ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan elpiji subaidi secara bijak dan sesuai peruntukan. Penggunaan elpiji bersubsidi tidak diperuntukkan bagi sejumlah sektor usaha tertentu.
"Ssbagai produk bersubsidi, elpiji 3 kilogram harian digunakan sesuai peruntukannya mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," ucapnya.
Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Dirjen Migas No. B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG 3 Kg tidak diperuntukkan bagi sejumlah sektor usaha, antara lain restoran, hotel, usaha binatu, usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian, usaha tani tembakau, serta usaha jasa las.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga supaya penyaluran elpiji 3 kilogram tetap tepat sasaran, kemudian lembelian dapat dilakukan melalui pangkalan resmi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.
"Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan dan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam," kata dia.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026