Pangkalpinang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat, karena pasokan dan pendistribusian BBM berjalan lancar di daerah itu.
"Kami memastikan stok dan pasokan BBM bersubsidi ini aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepulauan Babel, Satriyo Wibowo Wicaksono di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menyatakan stok BBM subsidi Pertalite di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 870 hingga 950 kilo liter per hari, sementara solar berkisar 400 hingga 450 kilo liter per hari.
"Kita terus mensuplai BBM bersubsidi ini sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.
Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga Provinsi Kepulauan Babel terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap stok dan penyaluran BBM di seluruh SPBU, mengoptimalkan distribusi, melakukan penambahan stok pada lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan konsumsi.
Selain itu, Pertamina juga melakukan percepatan penyaluran menggunakan mobil tangki apabila diperlukan. Secara umum, stok BBM di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dalam kondisi mencukupi dan penyaluran tetap berjalan normal.
"Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan karena stok tersedia dan distribusi terus berjalan normal. Dengan pembelian sesuai kebutuhan, pelayanan kepada seluruh masyarakat dapat berlangsung dengan baik," katanya.
Ia menyatakan Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penyaluran BBM di seluruh wilayah operasionalnya serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi serta memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
"Apabila masyarakat membutuhkan informasi mengenai produk maupun layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135," katanya.
Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.