Denpasar (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengoptimalkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) atau distribusi bahan bakar minyak (BBM) dalam wadah jerigen 3 liter untuk mengurai antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali.
“Untuk mendukung pemulihan layanan, kami memaksimalkan Pertamina Delivery Service sebagai salah satu alternatif pelayanan bagi pengendara sepeda motor, terutama di titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam keterangan di Denpasar, Bali, Jumat.
Ahad menyampaikan melalui layanan tersebut Pertamina menyalurkan sekitar 5.000 liter Pertalite per hari di sejumlah SPBU Kota Denpasar dengan batas pembelian maksimal tiga liter per orang secara tunai bagi pengendara sepeda motor.
Sejumlah titik layanan PDS tersebar di SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, hingga Imam Bonjol.
Adapun penentuan serta evaluasi titik-titik PDS terus dilakukan secara berkala agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.
“Lokasi dan kapasitas layanan terus kami evaluasi agar dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan,” ucap Ahad.
Selain itu, kondisi antrean BBM di berbagai SPBU dilaporkan mulai berangsur landai berkat pemantauan situasi serta penyesuaian penanganan yang terus dilakukan oleh pihak Pertamina.
“Perbaikan kondisi antrean menjadi perkembangan positif bagi kami,” kata Ahad.
Langkah penguraian antrean BBM tersebut juga didukung oleh penguatan pasokan melalui jalur laut yang tiba pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kapal MT Pangkalan Brandan bersandar di Integrated Terminal Manggis membawa 16 juta liter Pertalite, sementara MT Asian Rigel bersandar di Fuel Terminal Sanggaran membawa 4 juta liter Pertalite.
Ahad menyebut total muatan dari kedua kapal pengangkut tersebut mencapai 20 juta liter Pertalite untuk mengamankan ketersediaan stok BBM di Bali.
Penguatan pasokan ini turut ditunjang operasional Integrated Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran yang beroperasi penuh selama 24 jam.
Kesiapan distribusi juga diperkuat oleh 108 armada mobil tangki bersama 465 awak mobil tangki yang dikerahkan untuk mempercepat penyaluran ke SPBU.
Di hilir, sebanyak 66 SPBU di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung disiapkan beroperasi 24 jam yang terdiri atas 42 unit di Denpasar serta 24 unit di Badung.
Koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta para pemangku kepentingan terkait terus diperkuat demi menjaga kelancaran operasional dan situasi kondusif.
Pertamina memastikan terus mengupayakan pemulihan melalui penguatan pasokan dan inisiatif-inisiatif berbagai jalur.
Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli bahan bakar sesuai kebutuhan, serta memantau informasi dari kanal resmi Pertamina.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mengikuti informasi dari kanal resmi Pertamina agar upaya pemulihan dapat berjalan dengan baik, informasi resmi seputar layanan SPBU di Bali dapat diakses melalui akun Instagram @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali,” tutur Ahad.
Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.