Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi 118 Persen, Bisnis Rendah Karbon Capai 101 Persen
AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) berhasil menjalankan program dekarbonisasi dengan capaian pengurangan emisi sepanjang semester-I 2026.
Sepanjang 6 bulan pertama 2026, dekarbonisasi Pertamina Group berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 118% di atas target Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, program dekarbonisasi merupakan bagian dari inisiatif Pertamina dalam mengimplementasikan ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh lini bisnis.
Baca Juga: Bahlil Tegaskan Impor Minyak Rusia Dilakukan Langsung oleh Negara, Bukan Pertamina
“Sebagai perusahaan energi kelas dunia, Pertamina berkomitmen menjalankan ESG sesuai dengan standar dunia. Dekarbonisasi Pertamina juga merupakan komitmen Perusahaan menjalankan target Pemerintah mencapai NZE pada tahun 2060,” kata Baron, Minggu (9/8/2026).
Selain dekarbonisasi, lanjut Baron, Pertamina juga konsisten mengembangkan bisnis rendah karbon (Low Carbon Business) sebagai bagian dari implementasi ESG.
Sepanjang Januari – Juni 2026, kinerja bisnis rendah karbon Pertamina mencapai 101% atau di atas target RKAP 2026. Keberhasilan ini menunjukkan kinerja solid dalam mendorong inisiatif pengembangan energi rendah karbon.
“Pencapaian ini didukung oleh beberapa program utama seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi yang mampu melampaui target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Program ESG lainnya yang dijalankan Pertamina mulai dari sustainable procurement, sustainability budget tagging, serta program pemberdayaan masyarakat juga menunjukkan kinerja positif. Secara keseluruhan kinerja dalam tata Kelola ini berhasil melampaui target mencapai 102%.
“Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan program yang efektif terutama pada aspek tata kelola, sosial, dan sistem pendukung keberlanjutan,” tambah Baron.
Baron menegaskan, keberhasilan Pertamina dalam mengimplementasikan ESG secara terintegrasi telah mengokohkan kembali Pertamina sebagai perusahaan peringkat ESG nomor 1 dunia untuk Sub-Industri Integrated Oil and Gas.