Juru taktik asal Spanyol itu akan menjalani musim keduanya bersama Pendekar Cisadane. Persita melakukan sejumlah pembenahan setelah mengevaluasi performa tim pada musim sebelumnya.
Persiapan tersebut dilakukan melalui pemusatan latihan serta sejumlah pertandingan uji coba di Tangerang dan Yogyakarta.
Carlos Pena mengungkapkan bahwa tim kepelatihan telah melakukan analisis secara mendalam terhadap performa Persita sejak kompetisi musim lalu berakhir.
Evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan tim untuk menghadapi musim 2026-2027.
“Kami telah melakukan analisis yang sangat mendalam selama minggu-minggu terakhir pada musim sebelumnya," ujar Carlos Pena.
"Juga selama musim panas, kami sudah banyak berdiskusi, menganalisis, memeriksa para pemain dan membuat laporan tentang musim lalu dan hasil analisisnya sangat jelas."
Menurut Carlos, Persita memiliki performa yang cukup konsisten dari sektor pertahanan sepanjang musim lalu.
https://www.akurat.co/bola/854923/kapten-persita-tangerang-dibidik-tim-brunei-darussalam-berpotensi-main-bareng-ramadhan-sananta
Ia juga menilai lini serang Pendekar Cisadane mampu tampil baik selama tiga perempat musim dengan tingkat akurasi peluang yang tinggi.
Namun, performa Persita mengalami penurunan menjelang akhir kompetisi. Kondisi tersebut membuat Carlos bersama tim kepelatihan menilai perlu adanya perubahan untuk meningkatkan kualitas lini serang.
“Saya sudah katakan, saya rasa, dalam beberapa kesempatan bahwa Persita dari segi pertahanan pada musim lalu adalah tim yang sangat konsisten. Juga dalam menyerang, selama tiga perempat musim, kami adalah tim yang bagus, dengan akurasi tinggi dalam peluang-peluang yang kami dapatkan,” katanya.
“Kami menyadari bahwa menjelang akhir musim, performa tim menurun dan dari sisi serangan tim tidak berada di level yang sama seperti pada sektor pertahanan. Jadi sudah jelas kami butuh tipe pemain seperti apa dan rekrutan yang dibutuhkan jika ingin meningkatkan performa untuk musim ini."
Carlos menyebut bahwa perekrutan pemain menjadi salah satu fokus utama Persita selama masa persiapan.
Ia mengaku puas dengan pemain-pemain yang berhasil didatangkan karena dinilai sesuai dengan kebutuhan dan sistem permainan yang diterapkan.
“Itulah pekerjaan utama selama musim panas, mencoba menemukan pemain-pemain terbaik yang cocok dengan sistem kami, yang cocok dengan klub kami. Dan sekarang saya sangat senang dengan pemain-pemain yang sudah kami rekrut,” tuturnya.
Di luar persiapan tim di lapangan, Presiden Persita, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan komitmen manajemen untuk menjaga stabilitas klub.
Persita tidak hanya mengejar prestasi kompetitif, tetapi juga terus membangun klub yang berkelanjutan dan profesional.
Ahmed Zaki menyebut keberhasilan Persita memperoleh lisensi klub AFC dalam dua musim terakhir tanpa catatan menjadi salah satu bukti keseriusan manajemen.
Menurutnya, aspek tata kelola klub menjadi bagian penting dalam perjalanan Persita menuju profesionalisme.
“Lisensi klub AFC dalam dua musim terakhir dengan status granted alias tanpa catatan menjadi bukti bahwa manajemen terus berjalan dan bekerja dengan serius untuk membawa Persita ke arah yang akuntabel dan profesional,” ujar Ahmed Zaki.
Ia berharap pencapaian dari sisi manajemen tersebut dapat berjalan beriringan dengan prestasi Persita di lapangan.
Manajemen juga berkomitmen untuk terus mengembangkan Pendekar Cisadane sebagai klub profesional secara menyeluruh.
“Harapan kami tentu dengan pencapaian lisensi tersebut diharapkan bisa memacu prestasi tim di lapangan. Persita berkomitmen untuk terus berkembang menjadi klub profesional seutuhnya,” katanya.
Ahmed Zaki turut mengajak Persita Fans dan masyarakat Tangerang memberikan dukungan kepada tim sepanjang musim 2026-2027.
Ia menilai dukungan tersebut penting untuk menjaga kebanggaan terhadap Persita yang mampu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia selama enam musim terakhir.