Yogyakarta (ANTARA) - Persija Jakarta mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 4-0 dalam laga Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu.
Seluruh gol Persija tercipta pada babak kedua setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama, meskipun sejak awal pertandingan skuad Macan Kemayoran tampil agresif dalam melancarkan serangan.
Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-56, pemain Persija Arliansyah Abdulmanan sempat memasukkan bola ke gawang PSIM, tetapi gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan video assistant referee (VAR) karena posisi offside.
Persija akhirnya mencetak gol pertama pada menit ke-77 melalui Alexander Jeremejeff yang berhasil menyelesaikan umpan dari sisi kiri.
Persija kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-81 melalui Stjepan Loncar yang memanfaatkan umpan silang Kerim Memina.
Pada menit ke-87, Persija kembali menambah gol melalui tendangan Kwon Chang-hoon sehingga memperlebar keunggulan atas PSIM.
Pada menit ke-90+4, Stjepan Loncar mencetak gol keduanya melalui tendangan melengkung yang mengarah ke pojok kanan gawang Cahya Supriadi, sekaligus memastikan kemenangan Persija dengan skor akhir 4-0.
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong dalam konferensi pers seusai pertandingan mengatakan hasil tersebut cukup memuaskan meskipun pada awal pertandingan timnya memperkirakan bakal kesulitan mencetak gol ke gawang PSIM.
"Awalnya kami menganggap pertandingan ini mungkin akan sangat sulit. Namun, kita lihat para pemain lini depan hingga belakang bekerja keras semuanya, sehingga kita bisa membawa hasil yang positif," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Shin Tae-yong juga menyampaikan terima kasih kepada suporter Persija yang datang dari jauh ke Stadion Sultan Agung untuk mendukung tim kebanggaan mereka.
"Mungkin untuk (menuju) juara yang paling dibutuhkan itu ya ini, suporter kita. Jadi, datang sampai jauh ke sini dan mendukung," ujarnya.
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.