REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persaingan industri pusat perbelanjaan membuat pengelola mal tidak cukup hanya mengandalkan tingkat okupansi, tetapi juga harus menyesuaikan komposisi tenant dan pengalaman pengunjung. Strategi tersebut dilakukan melalui pembaruan area, masuknya tenant baru, serta berbagai aktivitas untuk menjaga traffic pengunjung.
Strategi itu turut diterapkan Lippo Mall Kemang yang mencatat tingkat okupansi lebih dari 95 persen hingga September 2026. Pada periode yang sama, jumlah pengunjung meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Lippo Mall Kemang Dimas Kusuma mengatakan, pertumbuhan okupansi, komposisi tenant, dan traffic menjadi indikator relevansi pusat perbelanjaan terhadap kebutuhan konsumen dan tenant.
“Pertumbuhan occupancy, tenant mix, dan traffic menunjukkan bahwa Lippo Mall Kemang tetap relevan bagi konsumen dan tenant. Bagi kami, pertumbuhan bukan hanya soal angka, tetapi bagaimana kami terus menghadirkan tenancy mix dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan konsumen,” ujar Dimas dalam siaran pers, Senin (28/9/2026).
Salah satu strategi yang dilakukan adalah memperbarui area mal. Renovasi di area ground floor dilakukan dengan menghubungkan sisi-sisi mal untuk memperbaiki sirkulasi dan konektivitas antarkawasan di dalam pusat perbelanjaan.
Dari sisi tenant mix, sejumlah penyewa baru maupun tenant melakukan pembaruan dan ekspansi turut mengisi mal. Dimas mengatakan, pembaruan tidak hanya dilakukan melalui komposisi tenant, tetapi juga renovasi dan pengembangan area mal secara bertahap.
“Selepas masa pascapandemi lalu, kami selalu melakukan pembaruan baik secara tenancy mix maupun renovasi area mal. Bahkan kami sudah akan melakukan inisiatif baru lagi yang akan dimulai akhir tahun 2026 ini, serta pada tahun 2027, hingga 2028 yang akan datang.”
Selain pembaruan fisik dan komposisi tenant, aktivitas di dalam mal menjadi strategi lain untuk menjaga kunjungan. Lippo Mall Kemang menggelar berbagai kegiatan, mulai dari konser, kegiatan menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026, Crazy Burger Fest, final DBL 3-on-3, hingga Miners Fest bersama Danantara dan Mind.id.