Persaingan Ballon d'Or 2026 Memanas usai Piala Dunia 2026, Kandidat Mengerucut ke 5 Nama
Liputan6.com, Jakarta - Perhatian publik sepak bola kini tertuju pada perebutan Ballon d’Or 2026, penghargaan individu paling bergengsi yang akan diumumkan oleh France Football pada 26 Oktober mendatang di London. Momen ini datang setelah berakhirnya Piala Dunia 2026, yang justru semakin memanaskan diskusi mengenai siapa yang layak meraih trofi bola emas tersebut.
Acara penganugerahan tahun ini memiliki makna khusus karena menandai peringatan ke-70 Ballon d'Or, yang pertama kali diberikan pada tahun 1956. Pemilihan London sebagai lokasi penyelenggaraan juga merupakan yang pertama kalinya di luar Paris, sekaligus menjadi penghormatan bagi Stanley Matthews, pemenang perdana penghargaan tersebut.
Media olahraga asal Spanyol, Marca, menilai persaingan untuk Ballon d'Or tahun ini menjadi salah satu yang paling terbuka dalam beberapa musim terakhir. Mereka menyoroti lima nama sebagai kandidat terkuat yang berpeluang besar membawa pulang penghargaan tersebut.
Persaingan Terbuka dan Para Kandidat Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5310750/original/081757400_1754783914-ballon.jpg)
Perbesar
Dalam ulasannya, Marca menempatkan Lionel Messi, Lamine Yamal, Harry Kane, Rodri, dan Kylian Mbappe sebagai lima kandidat teratas. Penampilan sepanjang musim kompetisi 2025–2026 dan pencapaian di Piala Dunia 2026 diyakini akan sangat memengaruhi keputusan para pemilih.
Piala Dunia seringkali menjadi faktor penentu krusial dalam penganugerahan pemenang Ballon d'Or pada tahun saat turnamen akbar tersebut diselenggarakan. Para pemain yang menunjukkan performa gemilang dan membawa tim nasional mereka berprestasi tinggi di ajang tersebut bakal mendapatkan sorotan lebih.
Rodri mendapat perhatian utama. Gelandang Manchester City ini dianggap sebagai pemain paling berpengaruh dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara Piala Dunia 2026. Selain tampil dominan bersama tim nasional, Rodri mampu mengangkat performa Manchester City setelah pulih dari cedera panjang, membantu The Citizens bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris hingga akhir musim. Dia juga memenangkan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen Piala Dunia 2026.
Selain itu, ada Lionel Messi. Meskipun Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia setelah kalah dari Spanyol di final, tetap masuk dalam daftar kandidat. Kapten Albiceleste ini tampil impresif dengan mencetak delapan gol dan empat assist sepanjang turnamen Piala Dunia. Di usia 39 tahun, Messi masih mampu menjadi motor permainan Argentina hingga mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya dalam kariernya, membuka peluangnya meraih Ballon d’Or kesembilan.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Lamine Yamal dinilai memiliki musim yang sangat lengkap. Meski penampilannya di Piala Dunia tidak terlalu mencolok dari sisi statistik individu, winger muda Spanyol ini menjadi sosok penting dalam keberhasilan timnya merebut gelar juara dunia. Bersama Barcelona, pemain berusia 19 tahun tersebut tampil konsisten dengan torehan 24 gol dan 17 assist, serta membawa Blaugrana menjuarai La Liga dan Piala Super Spanyol. Harry Kane, striker Bayern Munchen, menjalani salah satu musim terbaik sepanjang kariernya setelah mencetak 36 gol di semua kompetisi. Dia membantu Bayern meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal. Di level internasional, Kane sukses melewati rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di turnamen besar. Kylian Mbappe, penyerang Real Madrid, mengoleksi berbagai pencapaian individu, mulai dari top skor Liga Champions, pencetak gol terbanyak La Liga, hingga peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dengan 10 gol. Mbappe juga mencatat sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang Piala Dunia. Meskipun gagal membawa klub maupun tim nasional meraih gelar utama, statistik individunya tetap menjadi salah satu yang terbaik musim ini.