asiawebawards.com
  • 2026-08-15 10:51:33 +0000 UTC

    Aug 15, 2026

    Perpres pembelian timah mampu tingkatkan ekonomi masyarakat - ANTARA News Bangka Belitung

    Tanjungpandan (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung Vina Cristyn Ferani berkeyakinan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) pembelian timah rakyat mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

    "Saya berkeyakinan penerbitan Perpres akan mempercepat meningkatkan masyarakat di Bangka Belitung," kata Ketua DPRD Kabupaten Belitung Cristyn Ferani di Tanjungpandan, Sabtu.

    Menurut dia, dengan Perpres tersebut memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat menjual bijih timah hasil aktivitas tambang yang dikerjakan masyarakat.

    Ia berpendapat meskipun Perpres tersebut masih bersifat solusi jangka pendek, pihaknya tetap mendorong pemerintah untuk memberikan formulasi regulasi dan kepastian hukum jangka panjang.

    "Dengan Perpres itu akan memudahkan masyarakat menjual bijih timah yang selama ini mengalami kendala penjualan karena belum ada aturan yang jelas," ujarnya.

    ‎Menurutnya, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyuplai sekitar 20 persen dari total kebutuhan timah dunia sehingga dibutuhkan perhatian ekstra dari pemerintah pusat.

    ‎"Secara laporan kinerja, PT Timah memang mencatatkan capaian positif seperti kenaikan keuntungan perusahaan hingga sembilan kali lipat, serta lonjakan valuasi perusahaan mencapai 280 persen," katanya.

    Vina Cristyn Ferani menyarankan ke masyarakat penambang, meskipun ada Perpres pembelian bijih timah, namun dalam aktivitas penambangan bijih timah hendaknya mengikuti aturan yang berlaku.

    Sebelumnya Bupati Belitung Djoni Alamsyah mengatakan sektor pertambangan timah masih memiliki dampak strategis dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah itu.
    ‎
    ‎"Kita mengetahui bahwa sektor pertambangan cukup memberikan kontribusi signifikan untuk nilai pertumbuhan ekonomi," katanya

    Dikatakan ‎saat ini pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 4,59 persen. Presiden juga menargetkan pertumbuhan bisa mencapai lima koma sekian persen.

    Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
    Uploader : Bima Agustian

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-15 10:51:33 +0000 UTC