Muarajambi (ANTARA) - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Tedy Arief Budiman di Jambi, Senin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V, serta seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dan kontribusinya dalam menyukseskan Gentala Arasi Fest 2026.
Pada rangkaian penutupan, Gentala Arasi Award 2026 turut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Jambi.
Sinergi dan inovas yang terbangun diharapkan terus berlanjut menjadi aksi nyata dalam memperkuat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jambi yang inklusif dan berkelanjutan.
Berakhirnya Gentala Arasi Fest 2026 menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan transformasi digital di Jambi.
Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong literasi menjadi adopsi, inovasi menjadi implementasi, dan kolaborasi menjadi dampak nyata, guna meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Jambi yang inklusif dan berkelanjutan.
Rangkaian Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi (Gentala Arasi) Fest 2026 resmi ditutup pada Minggu, 6 September 2026, oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, bersama Bupati Muaro Jambi yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Muaro Jambi, M. Fauzi Darwas, S.Si., S.E., M.Si.
Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama empat hari, pada 3-6 September 2026 di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi, dengan menghadirkan berbagai agenda edukasi, inovasi, kompetisi, dan aktivasi ekonomi keuangan digital yang melibatkan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan.
Selama empat hari penyelenggaraan, Gentala Arasi Fest 2026 menjangkau lebih dari 8.000 pengunjung, melibatkan 500 peserta kegiatan edukasi dan sosialisasi, 300 peserta kompetisi, 30 UMKM/tenant, serta 10 pelaku industri keuangan.
Selama rangkaian kegiatan volume transaksi QRIS mencapai puluhan ribu transaksi dengan nilai ratusan juta Rupiah, mendorong UMKM untuk semakin memanfaatkan digitalisasi pembayaran melalui QRIS, sehingga transaksi menjadi lebih cepat, mudah, murah, aman, dan handal baik untuk UMKM maupun konsumen.
Selain itu, sepanjang pelaksanaan kegiatan telah berhasil menghimpun puluhan juta dana wakaf produktif langsung dari sekurangnya seribu masyarakat melalui aplikasi digital satu wakaf, yang akan disalurkan untuk pengembangan usaha perikanan pada salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Muaro Jambi.
Berbagai agenda edukasi, inovasi, dan aktivasi yang dihadirkan mendorong masyarakat untuk tidak hanya memahami, tetapi juga berinteraksi dan memperoleh pengalaman langsung dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital.
Pewarta: Rls/Melli Andani
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.