Ambon (ANTARA) -
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Maluku Utara, memeriksa seorang motoris speedboat yang dilaporkan berlayar keluar dari jalur pelayaran saat mengangkut penumpang dari Pelabuhan Sofifi menuju Pelabuhan Semut Mangga Dua, Kota Ternate, akibat gangguan jarak pandang yang disebabkan kabut asap.
Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas II Ternate Sugandi di Ternate, Selasa, mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari penumpang terkait insiden tersebut.
“Setelah menerima laporan, motoris langsung kami panggil ke kantor untuk diperiksa,” katanya.
Sugandi menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, motoris mengakui speedboat yang dikemudikannya keluar dari jalur pelayaran karena kabut asap mengganggu jarak pandang selama perjalanan.
Selain itu, motoris tersebut mengaku belum memahami penggunaan alat navigasi berupa kompas dan Global Positioning System (GPS), sehingga mengikuti arahan penumpang lain hingga kapal keluar dari jalur pelayaran.
“Yang bersangkutan mengakui belum memahami penggunaan alat navigasi, sehingga mengikuti arahan penumpang lain dan akhirnya keluar dari jalur pelayaran,” ujar dia.
Atas kejadian tersebut, KSOP memberikan sanksi berupa pencabutan sementara izin berlayar selama satu bulan serta pembinaan kepada motoris. Pembinaan dilakukan dengan memberikan pemahaman mengenai penggunaan alat navigasi untuk mendukung keselamatan pelayaran.
Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir, KSOP Kelas II Ternate juga mengeluarkan imbauan keselamatan kepada operator speedboat dan kapal lainnya.
Sugandi mengatakan, operator kapal diminta memastikan lampu kabut (fog lamp) berfungsi selama pelayaran serta menyiapkan suling atau klakson kapal (marine whistle) sebagai isyarat bunyi untuk berkomunikasi dengan kapal lain.
Selain itu, nakhoda dan motoris diminta menjaga kecepatan aman apabila mendengar isyarat bunyi dari kapal lain serta menunda pelayaran ketika kabut terlalu tebal hingga jarak pandang kembali membaik.
Sebelumnya, pada Senin siang, sebuah speedboat yang melayani rute Pelabuhan Sofifi menuju Pelabuhan Semut Mangga Dua dilaporkan keluar dari jalur pelayaran hingga hampir mengarah ke Pulau Hiri akibat gangguan jarak pandang yang dipicu kabut asap di wilayah Kota Ternate.
Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.