AKURAT.CO Penembakan terjadi di sebuah gedung apartemen bertingkat di pusat kota Minneapolis, Amerika Serikat, pada Rabu sore. Insiden tersebut menewaskan dua orang, sementara terduga pelaku juga ditemukan dalam kondisi tewas.

Tiga polisi Minneapolis turut terluka dalam penanganan insiden tersebut. Dua di antaranya mengalami luka akibat tembakan.

Hennepin County Medical Center menyatakan ketiga polisi berada dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan medis.

Polisi menerima panggilan darurat 911 yang melaporkan adanya suara tembakan sesaat setelah pukul 16.30 waktu setempat. Petugas kemudian tiba dan memasuki gedung sekitar tiga menit setelah laporan diterima.

Di dalam gedung, polisi menemukan sejumlah korban. Petugas kemudian kembali mendengar suara tembakan dan mengikuti sumber suara tersebut menuju lantai yang lebih tinggi.

Sersan Polisi Minneapolis Garrett Parten mengatakan petugas menghadapi kondisi yang sangat sulit karena adanya kabut atau asap tebal yang secara signifikan membatasi jarak pandang.

Satu korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Hingga Rabu malam, polisi belum memastikan bagaimana pelaku meninggal.

Hennepin County Medical Center mengatakan rumah sakit menerima total tujuh pasien terkait insiden tersebut. Namun, pihak rumah sakit belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban lainnya.

“Ini adalah peristiwa yang sangat tragis. Pikiran dan doa kami bersama keluarga dan orang-orang terkasih dari mereka yang kehilangan nyawa, mereka yang terluka, serta para petugas yang terluka dan keluarga mereka,” kata Parten dalam konferensi pers Rabu malam.

Warga Mengaku Melihat Pria Membawa Pistol

Sejumlah penghuni apartemen mengaku mendengar rentetan suara tembakan saat kejadian berlangsung.

Julius Bailey, seorang penghuni yang sedang berada di luar gedung apartemennya, mengatakan dirinya mendengar suara tembakan dan melihat seorang pria yang dikenalnya sebagai penghuni gedung membawa pistol.